Keluarga Iwan Desak Menkes Tunjukkan Tindakan Preventif

Keluarga Iwan Desak Menkes Tunjukkan Tindakan Preventif

- detikNews
Jumat, 15 Jul 2005 16:01 WIB
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari diminta tidak hanya menduga kuat Iwan Siswara meninggal karena flu burung, tetapi juga menunjukkan tindakan preventif apa yang harus dilakukan keluarga almarhum."Setiap pernyataan itu seharusnya di-follow up untuk menentukan bagaimana langkah yang akan dilakukan oleh kita (keluarga)," kata 'juru bicara' keluarga almarhum Iwan, Dedi Hawadi, ketika dihubungi detikcom, Jumat (15/7/2005).Keluarga almarhum Iwan mengaku hingga kini tetap terbuka atas langkah apapun yang akan diambil Depkes terhadap keluarganya."Kita sangat terbuka kepada semua pihak yang ingin menyelamatkan keluarga saya atau semuanya," ujar Dedi, yang merupakan paman Iwan.Terkait dengan langkah Depkes yang akan memonitoring keluarga Iwan maupun 315 warga sekitar kediaman Iwan di Tangerang, Dedi pun menyambut baik tindakan tersebut. Dengan catatan, langkah yang diambil Depkes sebaiknya dinyatakan secara tertulis dan dikonfirmasikan kepada pihak keluarga."Naluri saya akan bicara, kalau berani mah tertulislah. Misalnya melalui RT ditulis 'Mohon jangan datang ke sini'. Jadi tertulis saja," tukas pria berlogat sunda kental ini. Informasi penyebab meninggalnya Iwan dan dua putrinya yang diduga kuat karena flu burung pun diragukan pihak keluarga."Tapi tolong dicatat bahwa flu burung tidak ditularkan oleh manusia. Di rumah kita tidak ada unggas. Saya khawatir Menkes memberikan informasi yang tidak betul," ungkap Dedi.Auditor BPK Iwan Siswara Rapei meninggal dunia pada Selasa sore, 12 Juli 2005 di RS Siloam Gleneagles, Lippo Karawaci, Tangerang. Anak ketiganya, Thalita Nurul Azizah meninggal lebih dulu pada Sabtu, 9 Juli 2005 di RS Harapan Kita, Jakarta. Terakhir, anak kedua Iwan, Sabrina Nurul Aisyah tutup usia pada Kamis dini hari, 14 Juli 2005 di RS Siloam Gleneagles. Mereka mengidap gejala sakit serupa, yaitu panas tinggi tidak turun-turun, batuk, dan sesak nafas. (ism/)


Berita Terkait