Untuk mengisi Ramadan ini, pihak Rutan Cilodong membuat sejumlah kegiatan bagi para napi dan tahanan. Dari kegiatan ibadah hingga meningkatkan kreativitas dengan membuat kerajinan tangan.
"Karena di bulan suci Ramadan ini ada kegiatan khas, karena hampir 90 persen warga rutan ini kan warga muslim, jadi kegiatan keimanan dan ketakwaannya lebih kami tingkatkan," kata Karutan Cilodong Sohibur Rachman kepada detikcom, Kamis (24/5/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan Ramadan di Rutan Cilodong. (Foto: dok. Istimewa) |
Pada Ramadan ini, Rutan Cilodong memperbanyak kegiatan rohani, salah satunya membaca Alquran. Para napi muslim dituntut khatam Alquran.
"Satu hari harus khatam itu caranya diborong sama teman-teman semua, ada 30 orang, 1 jus itu 1 orang, jadi bisa selesai dalam sehari," katanya.
Kegiatan Ramadan di Rutan Cilodong. (Foto: dok. Istimewa) |
Nah, bagi para napi yang belum bisa membaca Alquran, ada santri yang akan mengajari mereka. "Yang 300 ini ya tentu setiap pagi kegiatan membaca Alquran, beberapa juga masih ada yang belum bisa ya diajarin sekalian sama teman-teman tim kita yang santri ini," sambungnya.
Selain itu, para napi bisa mengisi waktu ngabuburit dengan membuat aneka kerajinan. Kerajinan tangan ini nantinya bisa dijual.
"Nah, karena masih lokal, jadi kalau ada pengunjung atau keluarga datang ya kerajinan tangan mereka ini bisa dijual oleh mereka," ujarnya.
Kegiatan Ramadan di Rutan Cilodong. (Foto: dok. Istimewa) |












































Kegiatan Ramadan di Rutan Cilodong. (Foto: dok. Istimewa)
Kegiatan Ramadan di Rutan Cilodong. (Foto: dok. Istimewa)
Kegiatan Ramadan di Rutan Cilodong. (Foto: dok. Istimewa)