Keluarga Iwan Sesalkan Pernyataan Menteri Kesehatan

Keluarga Iwan Sesalkan Pernyataan Menteri Kesehatan

- detikNews
Jumat, 15 Jul 2005 15:32 WIB
Jakarta - Rasa kecewa menyelimuti keluarga almarhum Iwan Siswara. Mereka menyesalkan pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari, yang menduga kuat kematian Iwan akibat flu burung.Yang disesalkan pihak keluarga, tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak Depkes. Apalagi pernyataan Menkes disampaikan begitu saja kepada publik tanpa menunggu hasil analisa resmi. "Hasil analisa sebenarnya akan dikeluarkan satu minggu lagi dari Hong Kong, tapi kenapa ada pernyataan seperti itu," kata paman almarhum Iwan, Dedi Hawadi, ketika dihubungi detikcom melalui telepon di Jakarta, Jumat (15/7/2005).Sambil mencoba berjiwa besar, keluarga almarhum Iwan mengaku tetap menghormati langkah yang diambil Menkes. Dedi pun mencoba menghibur diri dengan menganggap pernyataan Menkes hanya bersifat sementara.Meski demikian, 'humas' keluarga almarhum Iwan ini mengaku khawatir jika pernyataan Menkes tersebut dikeluarkan karena dalam keadaan terdesak."Mungkin saja Bu Menteri terdesak oleh pemberitaan di media. Sehingga akhirnya perlu mengeluarkan pernyataan yang jelas," duga Dedi, yang saat ini bersama Lien Rosalina (istri Iwan) dan Fariz Rizki Nurrahman (putra sulung) berada di kediamannya di Bandung. Namun Dedi tidak terlalu panik atas pernyataan Menkes tersebut. "Karena Bu Menteri menggunakan kata-kata 'diduga'. Jadi saya tidak perlu respons terlalu tajam," ujarnya. Auditor BPK Iwan Siswara Rapei meninggal dunia pada Selasa sore, 12 Juli 2005 di RS Siloam Gleneagles, Lippo Karawaci, Tangerang. Anak ketiganya, Thalita Nurul Azizah meninggal lebih dulu pada Sabtu, 9 Juli 2005 di RS Harapan Kita, Jakarta. Terakhir, anak kedua Iwan, Sabrina Nurul Aisyah tutup usia pada Kamis dini hari, 14 Juli 2005 di RS Siloam Gleneagles. Mereka mengidap gejala sakit serupa, yaitu panas tinggi tidak turun-turun, batuk, dan sesak nafas. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads