DetikNews
Rabu 23 Mei 2018, 23:28 WIB

Penyesalan Eks Napi Teroris Lakukan Teror di Indonesia

Niken Purnamasari - detikNews
Penyesalan Eks Napi Teroris Lakukan Teror di Indonesia Eks napi teroris Yudi Zulfachri (Audrey Santoso/detikcom)
Jakarta - Para mantan narapidana teroris mengungkapkan penyesalannya melakukan sederet aksi teror di Indonesia. Bahkan dampak dari perbuatan itu masih dirasakan oleh mereka hingga saat ini.

Seperti yang diungkapkan oleh Yudi Zulfachri. Eks napi teroris ini mengatakan keluarga besar menanggung efek dari perbuatannya hingga saat ini. Bahkan Yudi juga kehilangan pekerjaan sebagai PNS.

"Penyesalan terbesar bagaimana keluarga menanggung efek dari perbuatan saya. Efeknya besar. Dulu sampai orang tua harus mengungsi sebulan karena rumah ditongkrongin wartawan. Stigma masyarakat terhadap keluarga saya itu yang terbesar," ujar Yudi dalam program Mata Najwa yang disiarkan Trans7, Rabu (23/5/2018).

Yudi mengatakan, saat melakukan aksi teror, dia tidak pernah berpikir akibat bagi dirinya dan orang lain.

"Yang kita pikirkan saat itu bagaimana kita punya rencana ini berjalan lancar. Pada saat melakukan, pikiran dan mata kita sudah tertutup," kata Yudi.

Penyesalan juga diungkapkan oleh eks napi teroris Sofyan Tsauri. Dia menyadari 'jihad' lewat aksi teror itu malah menimbulkan banyak korban dari umat Islam.

"'Jihad' kita nggak diterima umat Islam karena banyaknya korban muslim. Al Qaeda selama ini mengevaluasi jatuhnya korban bawa dampak dan tanggung jawab didebatkan pelaku sendiri. Wah... ini mengerikan ternyata, ini ada kesalahan yang menyebabkan saya perlu mengevaluasi dan me-review kembali. Penyesalan ada," kata Sofyan.
(nkn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed