"Sebenarnya yang sampah numpuk itu ada tiga zona, A2, A9, dan A11. Setiap hari kita angkut tiga rit sekitar 30 ton sehari khusus yang di rel aja, itu luar biasa sekali," ujar Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Tanjung Priok Basrudin ketika dihubungi detikcom, Rabu (23/5/2018).
Foto: Eva Savitri/detikcom |
Basrudin menjelaskan pihaknya sudah memberikan bak sampah sebagai penampungan sementara di sekitar pemukiman warga. Namun, warga tetap saja membuangnya di bantaran rel.
"Padahal kita udah siapkan bak sampah di sekitar. (Kalau ditegur) galakan dia malah, itu di situ bisa dibilang banyakan preman semua, jadi kalau kita tegur galakan dia," ujarnya.
Basrudin mengharapkan pihak penegak hukum dapat melakukan tugasnya untuk menindak warga yang membuang sampah. Sehingga tidak ada lagi sampah di bantaran rel.
"Harusnya diberi hukuman biar warga jera. Tapi itu kan tugasnya seksi penegak hukum, ada plang larangan doang cuma nggak pernah action penegak hukumnya," tutupnya.












































Foto: Eva Savitri/detikcom