Pelanggan Kabelvision Ancam Pindah ke Indovision

Pelanggan Kabelvision Ancam Pindah ke Indovision

- detikNews
Jumat, 15 Jul 2005 11:11 WIB
Jakarta - Kebijakan memangkas jam tayang empat jam menuai protes keras ratusan pelanggan Kabelvision. Bahkan para pelanggan mengancam pindah jalur ke saingan terberat Kabelvision, Indovision."Kalau begini terus, lebih baik saya pindah ke Indovision saja," kata pelanggan Kabelvision, Imam Puji Hartono, pada detikcom, Jumat (15/7/2005).Imam Puji sudah berlangganan televisi kabel itu sejak enam tahun lalu. Dia merasa dirugikan Kabelvision. "Sudah bayar mahal, tapi tidak dapat menikmati sepenuhnya. Kalau Indovision bisa, kenapa Kabelvision tidak bisa?" gugatnya.Ancaman serupa disampaikan Richfield Edbert. "Kabelvision nggak asik nih. Pindah yuk ke Indovision. Harganya hampir sama, tapi nggak merugikan pelanggan. Kecuali kalau Kabelvision punya kebijakan mengurangi besarnya tagihan sesuai dengan jumlah jam siaran. Yang fair gitu loh!" harap Richfield.Ide senada diungkapkan pelanggan bernama Darmin Ruisani yang merasa sangat dirugikan Kabelvision. "Kalau biaya langganannya juga disesuaikan dengan kebijaksanaannya, maka tidak jadi masalah," komentarnya."Solusinya adalah pelanggan Kabelvision secara beramai-ramai pindah menjadi pelanggan Indovision. Mungkin dengan begitu, manajemen Kabelvision baru akan terbuka matanya bahwa kekuatan pasar yang harus diperhitungkan," tandas Darman.Albert berlangganan Kabelvision sejak pertengahan 1998. Dia mengaku sudah berjuta-juta rupiah uang yang dikeluarkannya untuk mendapat kepuasan 'Siaran 24 Jam Nonstop'."Tapi kini Kabelvision mengikuti 'anjuran' atau 'keputusan' atau 'instruksi' (bukan undang-undang) berhemat nasional tanpa menyebutkan akan memotong iuran bulanan pelanggan," sesal Albert.Karena itu dia mengajak pelanggan lainnya memboikot Kabelvision. "Saya mengajak seluruh pelanggan Kabelvision untuk ikut berhemat dengan berhenti berlangganan Kabelvision," serunya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads