DetikNews
Rabu 23 Mei 2018, 13:38 WIB

Sudah Sebulan Heppyta Korban Kapal Tenggelam Belum Ditemukan

Herianto Batubara - detikNews
Sudah Sebulan Heppyta Korban Kapal Tenggelam Belum Ditemukan Heppyta Mendrofa, korban kapal tenggelam KM STB 1500 di Morowali. (Istimewa)
Morowali - Heppyta Mendrofa, korban tenggelamnya kapal motor (KM) STB 1500 di perairan Morowali, Sulawesi Tengah, hingga kini belum ditemukan. Keluarga mengharapkan bantuan masyarakat.

"Sampai saat ini Heppyta belum ketemu, pencarian secara langsung sudah dihentikan. Paling saya masih upaya menyebar informasi lewat grup-grup di media sosial," kata kakak kandung Heppyta, Janis Mendrofa, saat dihubungi detikcom lewat telepon, Rabu (23/5/2018).

Janis menjelaskan keluarga dan pihak perusahaan saat itu langsung terbang ke Sulawesi Tengah saat kapal STB 1500 dinyatakan tenggelam, Kamis (26/4). Janis ikut berangkat bersama paman dan sepupunya mewakili pihak keluarga.


Di sana, Janis beberapa hari ikut bersama Basarnas melakukan upaya pencarian terhadap Heppyta. Mereka menyusuri lautan dan pulau-pulau di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Namun sayang, hasilnya nihil.

Janis beserta paman dan sepupunya pun kembali ke Jakarta, sedangkan pihak perusahaan masih bertahan seminggu lagi menanti kabar pencarian. Hingga kemudian tim SAR gabungan menyatakan pencarian terhadap Heppyta dihentikan.

Sudah Sebulan Heppyta Korban Kapal Tenggelam Belum DitemukanLokasi kapal tenggelam KM STB 1500 di Morowali (Istimewa)

Meski demikian, lanjut Janis, dirinya masih optimistis Heppyta bisa ditemukan. Dia dan keluarga bahkan meyakini Heppyta masih hidup. Mereka pun melakukan upaya dengan menyebarkan informasi lewat media sosial.

"Sampai sekarang kami keluarga yakin adik saya ini masih hidup," ucapnya. Sejak kapal tersebut hilang, hingga hari ini sudah satu bulan keberadaan Heppyta tidak ditemukan.


Janis mengatakan kemungkinan Heppyta terdampar di pesisir pantai sekitar Morowali atau di pulau-pulau terluar sekitar Sulawesi, Flores, Papua, Kalimantan, dan sekitarnya. Karena itu, dia berharap masyarakat bisa memberi informasi jika mengetahui keberadaan Heppyta.

Heppyta Mendrofa (22) berjenis kelamin laki-laki. Tinggi badannya sekitar 175 cm dan berat badan 75 kg. Kulitnya sawo matang dan matanya sipit. Ada beberapa pitak di kepala anak ketiga dari lima bersaudara ini.

Jika ada warga yang melihat keberadaan Heppyta, Janis berharap segera menghubungi ke nomor handphone 0822-1023-8301 atau 0813-1674-7228.

Insiden tenggelamnya KM STB 1500 ini terjadi pada Kamis (26/4) sekitar pukul 05.20 Wita. Lokasi kecelakaan sekitar 4 mil sebelum masuk pelabuhan di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park atau PT IMIP.

KM STB 1500 berangkat dari Biringkassi Makassar dengan tujuan kawasan PT IMIP. Kapal ini milik PT Lintas Bahari Nusantara yang dinakhodai John Heney.

Sudah Sebulan Heppyta Korban Kapal Tenggelam Belum DitemukanFoto terakhir Heppyta sebelum insiden kapal tenggelam (Istimewa)

Di tengah jalan, kapal mengalami kebocoran. Kapal bermuatan semen yang mengangkut 16 orang ini pun tenggelam. Satu awak yang berperan sebagai mualim I bernama Agung tewas, sedangkan 4 orang lainnya hilang.


Jumat (27/4) pukul 07.00 Wita, tiga dari empat korban hilang ditemukan oleh kapal tugboat (TB) Rimau 33 yang sedang melakukan perjalanan menuju Banjarmasin. Mereka semua kemudian dievakuasi ke atas TB Rimau 33.

Nakhoda TB Rimau 33 kemudian berputar haluan mendekati area Morowali dan menghubungi pihak terkait. Sekitar pukul 10.45 Wita, tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri tiba di lokasi TB Rimau dan mengevakuasi korban tewas dan seluruh korban selamat ke atas KN SAR Pacitan.
(hri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed