DetikNews
Selasa 22 Mei 2018, 23:38 WIB

Hasil 20 Tahun Reformasi, Zulkifli: Indonesia Masih Butuh Waktu

Robi Setiawan - detikNews
Hasil 20 Tahun Reformasi, Zulkifli: Indonesia Masih Butuh Waktu Foto: Dok. MPR
Manado - Memasuki usia 20 tahun reformasi, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, mengatakan sudah banyak yang dicapai. Namun, menurutnya masih butuh waktu bagi Indonesia untuk mencapai hasil dari reformasi yang lebih baik lagi.

"Jalannya sudah benar tapi memang masih butuh waktu. Amerika Serikat saja butuh waktu 200 tahun lebih perjalanan demokrasi dan sebagai pelopor HAM masih seperti itu. Indonesia reformasinya baru berjalan 20 tahun dan baru 73 tahun merdeka jadi memang masih butuh waktu," kata Zulkifli, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/5/2018).

Lebih lanjut, menurut Zulkifli yang ditemui usai menjadi narasumber Seminar Motivasi Kammi Indonesia, di aula Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado, Kota Manado, Sulawesi Utara, cita-cita berjalannya reformasi mesti dikuatkan lagi kepada generasi muda bangsa. Generasi muda mesti dikuatkan lagi seputar wawasan kebangsaan, nilai luhur bangsa, toleransi, keberagaman, dan penghargaan kepada nilai kemanusiaan.


"Semua itu harus terus digalakkan kepada generasi muda bangsa, agar tidak lagi masuk paham-paham ekstrim dan radikal, yang masuk dan merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Sebab nilai luhur bangsa seperti Pancasila, jauh lebih baik dan bagus buat rakyat Indonesia, bahkan dunia mengakui itu," kata Zulkifli.

Zulkifli menambahkan, hal tersebut membutuhkan sinergitas seluruh elemen masyarakat dengan berbagai upaya dan metode.

Dirinya juga menanggapi panasnya situasi politik menjelang pilpres 2019. Hal itu dapat dilihat di antaranya dari ramainya kaus ganti presiden dan lanjutkan. Baginya, pemilu adalah hal biasa, walaupun berbeda pilihan harus tetap jaga persatuan.

"Saya sendiri di MPR berupaya untuk itu. Salah satunya saya berencana akan membuat kaus bertema Pemilu Damai. Sekarang kan banyak kaus bertema ganti Presiden dan ada yang lanjutkan. Kalau saya Pemilu Damai. Bagi saya, pemilu itu hal biasa, pelaksanaan demokrasi. Beda pilihan juga biasa yang penting jaga persatuan," pungkas Zulkifli.




Saksikan juga video tentang "acara refleksi 20 tahun reformasi di Gedung DPR":


(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed