DetikNews
Selasa 22 Mei 2018, 19:31 WIB

Aksi Terorisme Satu Keluarga Diprediksi Tak akan Terulang

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Aksi Terorisme Satu Keluarga Diprediksi Tak akan Terulang Sidney Jones (ketiga dari kiri) dalam diskusi terorisme di Hotel Ashley, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. (Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) Sidney Jones memprediksi tak akan ada lagi aksi teror bom yang dilakukan satu keluarga seperti di Surabaya. Sebab, tindakan tersebut membuat banyak orang syok.

"Tidak ada keluarga lagi dari kelompok ini. Asumsi kami, kita tidak akan melihat keluarga lain terlibat. Ini tidak akan terjadi ke depan karena orang-orang begitu syok," kata Jones di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).


Namun dia menyebut adanya perubahan pola yang dilakukan teroris, khususnya kelompok pro-ISIS. Menurutnya, perempuan bakal semakin diandalkan dalam melakukan serangan bom.

"Jadi memang ada evolusi dan sulit kembali ke masa lalu. Perempuan akan main suatu peranan penting di masa depan," ujarnya.


Menurut Jones, salah satu alasannya adalah motivasi pribadi pelaku. Selain itu, penampilan perempuan, menurutnya, jarang dicurigai sebagai pelaku teror.

"Perempuan mulai seperti didorong lebih aktif lagi karena motivasi pribadi dan keluarga. Kemudian laki-laki melihat perempuan sebagai orang yang tidak akan dicurigai," pungkasnya.
(abw/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed