DetikNews
Selasa 22 Mei 2018, 17:30 WIB

PD: Zaman SBY, Habib Rizieq Jadi Terpidana

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
PD: Zaman SBY, Habib Rizieq Jadi Terpidana Habib Rizieq Syihab (Dokumen detikcom)
Jakarta - Nama Habib Rizieq beberapa kali muncul dalam survei Pilpres 2019, khususnya pada survei yang dirilis Indo Barometer hari ini. Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashiddiq kemudian membandingkan kemunculan nama Habib Rizieq sebagai tokoh politik saat ini dengan era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Di zaman Pak SBY, Habib Rizieq nggak pernah jadi tokoh politik. Dia menjadi terpidana, aksi sweeping, dan lain-lain. Tapi hari ini kita lihat ada nama Habib Rizieq di survei Indo Barometer," ujar Rachland di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).


Hal itu disampaikan Rachland setelah mendengar paparan rilis survei nasional 'Evaluasi 3,5 Tahun Jokowi-Jusuf Kalla: Quo Vadis Nawa Cita' oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat.

Dengan demikian, Rachland menilai, di era pemerintahan Joko Widodo, ada perubahan yang signifikan terhadap pengelolaan kebinekaan di Indonesia. Padahal upaya memperkuat kebinekaan merupakan salah satu program prioritas Nawacita Jokowi.

"Bagaimana justru satu kampanye yang bertujuan melindungi kebinekaan justru menghasilkan suatu sikap lebih memilih beragama ketimbang bernegara," katanya.

"Jadi memang ada perbedaan zaman Pak SBY low intencity conflict, disimpan. Di zaman Pak Jokowi ini yang ditujukan menjaga kebinekaan justru sebaliknya," lanjut Rachland.


Rachland juga mengomentari hasil survei Jokowi yang selalu bertengger di posisi puncak. Menurut Rachland, itu bukanlah hal yang luar biasa sebagai petahana.

"Kalau bicara Pilpres 2019 memang Pak Jokowi tidak tertandingi, tapi saya mau mengatakan bahwa jangan terlalu percaya diri. Ibu Mega juga saya kira sangat percaya diri saat itu. Memastikan kebijakannya tidak berbekas terlalu dalam di kepala pemilih. Saya kira ke depan ini hal ini panjang, banyak hal bisa terjadi. Apa pun," tutur Rachland.

Sebelumnya, nama Habib Rizieq muncul dalam hasil survei cawapres Indo Barometer. Elektabilitas Habib Rizieq berada di angka 0,2%, sedangkan paling tinggi adalah Gatot Nurmantyo dengan 12,5%.



Tonton juga video mengenai 'Jokowi Kritik SBY, HNW: Lebih Baik Jokowi Realisasikan Janjinya':



(idh/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed