Pelanggan Protes Pembatasan Jam Siaran Kabelvision
Jumat, 15 Jul 2005 08:14 WIB
Jakarta - Kebijakan penyedia jasa siaran televisi kabel Kabelvision melakukan pembatasan jam tayang menuai protes. Kebijakan itu dinilai tidak tepat sebab Kabelvision adalah televisi berlangganan yang untuk menikmatinya harus membayar.Seorang pelanggan Kabelvision bernama Joshua, dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada detikcom, Jumat (15/7/2005), menyatakan pembatasan jam tayang Kabelvison ini sangat mengecewakan. Sebab dia berlangganan Kabelvison agar bisa memantau pasar."Saya sebagai pengguna media televisi dalam hal ini televisi kabel merasa dirugikan. Kami menggunakan televisi kabel untuk melakukan pemantauan market sehubungan dengan FOREX (CNBC, CNN). Kini tidak bisa lagi melakukan pemantauan market," keluhnya.Joshua kemudian meminta pemerintah lebih bijaksana dan berpikir panjang dalam menginstruksikan gerakan penghematan. "Bukan begini cara mendidik bangsa untuk berhemat. Ini adalah cara mendidik anak kecil. Dengan menyembunyikan permen, dari pada mengedukasi," tukasnya.Ichan, pembaca detikcom yang bekerja shift malam juga kaget pada kebijakan aneh Kabelvision itu. Hal itu akan mempersulit masyarakat mendapatkan informasi."Pemerintah nggak bisa mikir panjang. Pemerintah justru membodohkan masyarakat. Peraturan yang seperti ini yang seharusnya dibuang jauh-jauh. Kita masyarakat Indonesia pingin pintar, tapi kenyataannya untuk mendapatkan informasi saja sulitnya minta ampun," kecamnya.Kabelvision membatasi jam tayangnya alias berhenti siaran mulai pukul 01.00 WIB sampai 05.00 WIB sejak Jumat (15/7/2005) ini. Kebijakan ini untuk mematuhi sesuai instruksi Menteri Kominfo Sofjan Djalil tentang gerakan hemat energi.Kini, jika menghidupkan televisi pada jam-jam tersebut, yang ada layar berwarna hijau muda dan tulisan pemberitahuan dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, bahwa Kabelvision berhenti sedang berhenti siaran.Pemberitahuan serupa termuat di situs kabelvison.com. Pengumuman off air itu berbunyi: Mohon perhatiannya bahwa sesuai dengan anjuran dari pemerintah, kami akan mengadakan Off Air mulai dari jam 1:00 pagi dan mulai siaran lagi jam 5:00 pagi, efektif tanggal 15 Juli, 2005. Terima kasih.Dengan kebijakan Kabelvision membatasi jam siarnya, kini tinggal saluran televisi satelit Indovision yang tetap bersiaran penuh selama 24 jam. Menurut seorang petugas di Callcentre Hotline, hingga kini belum ada kebijakan untuk menghentikan siaran pada pukul 01.00-05.00 WIB. Fajar Putra, seorang pelanggan Indovision di Pamulang, Tangerang, pun sangat berharap agar saluran televisi satelit ini tidak mengikuti jejak Kabelvision. "Kami ini bayar langganan untuk siaran 24 jam," katanya kepada detikcom.Hal senada diutarakan oleh seorang pelanggan Indovision di Surabaya, Ana. Ana sangat tidak ingin televisi satelit yang dia langganan itu ikut-ikutan membatasi siarannya.Salurkan Suara Anda: Jika Anda pelanggan Kabelvision, saluran suara Anda melalui email : redaksi@staff.detik.com
(gtp/)











































