Miris! JPO di Daan Mogot ini Hampir Setahun Rusak Tak Diperbaiki

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 22 Mei 2018 15:30 WIB
JPO Jembatan Gantung di Jakarta Barat rusak berat belum diperbaiki Foto: Arief/detikcom
Jakarta - Sudah hampir setahun, jembatan penyebrangan orang (JPO) di Daan Mogot, Jakarta Barat, ini rusak berat. Belum ada perbaikan dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Separah apa kondisinya?

detikcom melihat kondisi JPO Jembatan Gantung di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (22/5/2018) siang. Banyak warga yang mengeluhkan jembatan ini tidak kunjung diperbaiki.

JPO yang menghubungkan wilayah Grogol-Cengkareng ini terputus pada pertengahan Juli 2017 lalu akibat ditabrak truk. Jembatan ini hanya bisa digunakan warga sebagian sisinya untuk menaiki bus TransJakarta.


Sisi JPO Jembatan Gantung di jalan yang mengarah ke Cengareng/Kalideres sudah tidak bisa digunakan. Akses masuknya ditutup kabel besar. Sementara di JPO di sisi jalan yang mengarah ke Grogol masih bisa dipakai untuk menuju bus TransJ.

JPO Jembatan Gantung di Jakarta Barat rusak berat belum diperbaikiJPO Jembatan Gantung di Jakarta Barat rusak berat belum diperbaiki Foto: Arief/detikcom

Selain terputus, kondisi JPO ini tampak tidak terawat. Tulisan Halte TransJakarta Jembatan Gantung pun sudah pudar. Ada karat terlihat, terutama di bagian patahan. Ada juga atap yang sudah terbuka serta sebagian sisi JPO yang penyok.


Salah seorang warga bernama Songo Raharjo, mengeluhkan kondisi ini. Dia berharap JPO ini segera diperbaiki karena perannya vital bagi masyarakat sekitar.

Songo mengatakan, warga di jalan yang mengarah ke Cengkareng harus menyebrang di jalan raya untuk bisa naik ke JPO untuk menyebrang atau naik TransJ. Kondisi itu menurutnya sangat membahayakan.

Penampakan JPO terputusPenampakan JPO terputus Foto: Arief/detikcom

"Kasihan anak-anak sama ibu-ibu. Kalau mobil lagi ngebut itu susah nyebrang," ucap Songgo. Dia menyebut ada beberapa kejadian warga tertabrak kendaraan saat menyebrang jalan raya.

Para pengguna TransJ juga menyatakan hal senada, salah satunya Muhammad Yasin (23). Yasin berharap pemerintah peduli dengan segera memperbaiki JPO ini.

"Melihat kondisi seperti ini, untuk keselamatan juga kan bahaya. Ya termasuk bagi pengguna TransJakarta," katanya.

Seorang siswa SMK bernama Eben (16) juga meminta JPO ini segera diperbaiki. "Ini kan sudah hampir setahun tidak diperbaiki. Ya harus diperbaiki dengan segera," kata Eben. (aik/hri)