DetikNews
Selasa 22 Mei 2018, 07:04 WIB

Muhammadiyah Usul Tarawih Anies-Sandi Digelar di Masjid Kampung

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Muhammadiyah Usul Tarawih Anies-Sandi Digelar di Masjid Kampung Foto: Abdul Mu'ti (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno akhirnya sepakat untuk memindahkan salat tarawih akbar dari Monas ke Masjid istiqlal. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengapresiasi keputusan tersebut.

"Saya mengapresiasi sikap bijak Wagub DKI yang memperhatikan aspirasi masyarakat dengan membatalkan rencana tarawih di Monas dan melaksanakan di Masjid Istiqlal," kata Abdul kepada detikcom, Senin (21/5/2018).

Ia menegaskan, apresiasi tersebut muncul karena Anies dan Wagub Sandiaga Uno akhirnya mengikuti usulan Muhammadiyah untuk memindahkan tarawih akbar ke Masjid Istiqlal.

Tak hanya itu, Abdul juga melontarkan apresiasinya kepada Pemprov DKI, dalam hal ini Anies dan Sandi, untuk dapat mau lebih dekat dengan masyarakat. Caranya, Anies-Sandi bisa menggelar kegiatan tarawih hingga ke perkampungan. Dengan kegiatan semacam itu, dikatakan oleh Abdul, Anies-Sandi dapat melihat secara langsung kondisi warganya.

"Bahkan, Pemerintah DKI bisa menyelenggarakan tarawih di masjid-masjid kampung. Selain untuk memakmurkan masjid, juga lebih mendekatkan pemimpin DKI dengan masyarakat. Gubernur dan wakil gubernur bisa melihat langsung keadaan dan menampung aspirasi masyarakat DKI, khususnya umat Islam," ujarnya memberi usulan.

Seperti diketahui, kegiatan tarawih akbar yang direncanakan oleh Pemprov DKI tersebut mendapat kritikan dari berbagai pihak khususnya MUI dan ormas Islam, salah satunya Muhammadiyah. Muhammadiyah menyarankan agar salat tarawih di Monas ini dikaji ulang untuk mencegah timbulnya konflik.
(yas/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed