DetikNews
Selasa 22 Mei 2018, 06:07 WIB

Kalah di Survei oleh Pasangan Edy-Musa, Ini Tanggapan Santai Djarot

Erwin Dariyanto - detikNews
Kalah di Survei oleh Pasangan Edy-Musa, Ini Tanggapan Santai Djarot Djarot Saiful Hidayat (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Elektabilitas Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara di beberapa survei selalu berada di bawah pesaingnya, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. Namun Djarot menanggapi santai hal tersebut.

Menurut Djarot, ketika melihat angka survei yang dilihat bukan elektabilitas sekarang tetapi bagaimana trennya. "Trennya bagaimana, naik, stagnan atau turun. ini yang kita lihat. Insyaallah tren kami naik," kata Djarot dalam acara d'Candidate detikcom yang tayang Senin (21/5/2018).



Bahkan meski selisih elektabilitas dengan pesaingnya di kisaran 10 persen, mantan gubernur DKI Jakarta itu pun tetap menanggapinya dengan santai. "Ya bagus Alhamdulillah, kami blusukan baru dua tiga bulan. Pak Edi sama pak Musa sudah berapa tahun, kan beda," kata dia.

Apalagi, lanjut Djarot, survei itu dirilis sebelum digelarnya debat Pilgub Sumut yang pertama dan kedua. Dia yakin penampilan saat debat kemarin akan mendongkrak elektabilitasnya.

"Insyaallah memambah. Saya selalu menyampaikan survei itu tidak statis," kata Djarot yang juga politikus PDIP itu.



Dalam survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis Jumat (18/5/2018) lalu, elektabilitas Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah sebesar 44,8% unggul atas Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus yang di angka 36,6%. Masih ada 18,5% responden yang belum menentukan pilihan.

Survei dilakukan pada 16-30 April 2018 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara (enumerator) yang terlebih dahulu telah mengikuti sesi pelatihan. Populasi survei adalah warga Sumatera Utara yang telah mempunyai hak pilih dalam pemilu atau telah berusia 17 tahun ke atas ketika survei dilakukan, yang sepenuhnya dipilih menggunakan metode acak. Jumlah sampel awal survei sebesar 1.000 orang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Setelah dilakukan validasi dan kendali mutu terhadap data, data yang valid untuk dianalisis berjumlah 950 sampel.



Margin of error (MoE) survei ini sebesar +/- 3.18% pada tingkat kepercayaan 95%. Penarikan sampel dilakukan secara acak menggunakan metode penarikan secara multistage random sampling. Penarikan sampel mempertimbangkan jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap kabupaten/kota.

Dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Ijeck) mendapat 43,3%, sedangkan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus mendapat 33,3 persen.

Survei dilakukan pada 11-15 April 2018 dengan metode multistage random sampling. Survei dilakukan secara tatap muka dengan 1.000 responden. Margin of error survei kurang-lebih 3,1 persen.

Sementara di Survei Indo Barometer elektabilitas Djarot Saiful Hidayat mengungguli Edy Rahmayadi. Survei dilakukan pada 4-10 Februari 2018 di 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara dengan responden sebanyak 800 orang. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar +/- 3,46% dan tingkat kepercayaan 95%.

Hasilnya elektabilitas Djarot berada di angka 27,8%. Jumlah persentase tersebut bersaing sangat ketat dengan Edy Rahmayadi dengan 27,4% suara.

Jika dipasangkan, pasangan Djarot dan wakilnya, Sihar PH Sitorus elektabilitasnya 26%, sementara pasangan Edy-Musa dengan dukungan 25,8%.
(erd/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed