Gerakan Hemat Energi
TV Kabel Pun Berhenti Siaran
Jumat, 15 Jul 2005 01:46 WIB
Jakarta - Orang yang biasa melek malam kini dipastikan bakal kesepian. Mereka bakal kehilangan sumber informasi dan hiburan. Setelah stasiun televisi nasional, pemerintah dan swasta, kini giliran saluran televisi kabel yang berhenti siaran.Penyedia jasa siaran televisi berlangganan Kabelvision berhenti 'menemani' pelanggannya mulai Jumat (15/7/2005) ini. Kabelvision berhenti siaran dari mulai pukul 01.00 WIB sampai 05.00 WIB sesuai instruksi Menteri Kominfo Sofjan Djalil.Redaksi detikcom, yang berlangganan Kabelvision, termasuk yang jadi 'korban' kebijakan hemat energi ini. Wartawan yang piket malam tak bisa lagi mengakses informasi dari saluran-saluran internasional seperti CNN dan BBC News.Dari petugas front office tiga hotel yang dihubungi detikcom, yaitu Hotel Hilton, Grand Hyatt, dan Hotel Alila, diperoleh informasi saluran televisi kabel di hotel tersebut juga tidak lagi siaran. Namun umumnya mereka belum tahu dampaknya terhadap tamu. Sebab belum ada tamu hotel yang mengeluh. "Kita sudah dikasih tahu pihak televisi kabel sejak kemarin-kemarin, jadi kita sudah memberitahu tamu. Dan televisi kabel bukan fasilitas utama karena orang datang untuk menginap," kata manajer malam Hotel Alila, Andi.PemberitahuanKini, jika menghidupkan televisi, yang ada layar berwarna hijau muda dan tulisan pemberitahuan dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia, bahwa Kabelvision berhenti sedang berhenti siaran.Bunyi pemberitahuan: "Please be advised that the compty with government regulations, we are required to be off air from 1 am and will resume transmission at 5 am. This will be effective as of 15 Juli 2005".Dan, "Diberitahukan bahwa sesuai dengan peraturan pemerintah kami akan mengakhiri siaran pada pukul 01.00 WIB, dan akan dilanjutkan kembali pukul 05.00 WIB. Berlaku mulai 15 Juli 2005".Pemberitahuan serupa termuat di situs kabelvison.com. Pengumuman Off Air itu berbunyi: Mohon perhatiannya bahwa sesuai dengan anjuran dari pemerintah, kami akan mengadakan Off Air mulai dari jam 1:00 pagi dan mulai siaran lagi jam 5:00 pagi, efektif tanggal 15 Juli, 2005. Terima kasih.Kini, satu-satunya harapan bagi yang gemar melek malam, atau karena tugasnya harus melek malam seperti penjaga malam dan petugas piket di rumah sakit, adalah saluran televisi satelit Indovision. Hingga hari ini Indovision memang tetap siaran.Menurut seorang petugas di Callcentre Hotline, hingga kini belum ada kebijakan untuk menghentikan siaran pada pukul 01.00-05.00 WIB. Alasannya, Indovision adalah saluran televisi melalui satelit yang hanya meneruskan siaran televisi internasional."Sejauh ini belum ada kebijakan menghentikan siaran. Kita kan siaran televisi satelit," kata seorang petugas dari pelopor penyedia layanan Direct Broadcast Satellite (DBS) ini.Sebelumnya stasiun televisi nasional, baik swasta maupun pemerintah, telah berhenti siaran pada pukul 01.00 WIB-05.00 WIB, sejak Selasa (12/7/2005) lalu.Salurkan Suara Anda: Jika Anda pelanggan Kabelvision, saluran suara Anda melalui email : redaksi@staff.detik.com
(gtp/)











































