Kenang Korban Bom London, Warga Inggris Heningkan Cipta
Kamis, 14 Jul 2005 19:35 WIB
Jakarta - Tragedi bom London masih menyisakan kesedihan bagi warga Inggris. Tepat pukul 12.00 GMT atau 19.00 WIB, Kamis (14/7/2005), warga Inggris mengheningkan cipta selama dua menit untuk mengenang para korban ledakan bom London.Menurut Pribadi Sutiono, seorang staf Kedutaan Besar RI di London, Inggris, acara renungan dilakukan di berbagai pusat kota di Inggris, seperti London, Cardiff, Belfast, Edinburgh dan lainnya. Kota-kota tersebut layaknya kota mati, di mana seluruh aktivitas berhenti pada pukul 12.00."Bahkan para pemain golf profesional yang sedang melakukan pertandingannya di Lapangan Golf St Andrews di Skotlandia pun melakukan hal yang sama," kata Sutiono dalam surat elektroniknya kepada detikcom, Kamis (14/7/2005).Di London, tempat terjadinya ledakan bom pada Kamis, 7 Juli lalu, renungan diadakan di sekitar Lapangan Trafalgar. Hadir dalam acara tersebut adalah Walikota London Ken Livingstone dan penyanyi Bob Geldof, serta para tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Yahudi.Dalam sambutannya, Livingstone menyatakan renungan dimaksudkan untuk mengenang para korban. Ini juga untuk menunjukkan kepada dunia dan khususnya para teroris bahwa warga kota London dan warga Inggris umumnya tidak gentar menghadapi serangan-serangan yang mereka lakukan.Renungan ini juga diikuti oleh warga Indonesia yang tinggal di London. Acara renungan dipusatkan di halaman depan Gedung KBRI London. Bersama-sama dengan warga Inggris lainnya, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI London Eddy Pratomo dan beberapa tokoh masyarakat Indonesia lainnya, dengan khusyuk melakukan renungan tersebut.
(gtp/)











































