Evakuasi Korban Kecelakaan KMP Digoel Diperpanjang 7 Hari
Kamis, 14 Jul 2005 18:29 WIB
Jakarta - Evakuasi kecelakaan tenggelamnya KMP Digoel diperpanjang. Sampai hari ketujuh proses evakuasi, Tim SAR Merauke berhasil menemukan 11 orang tewas dan 15 orang lainnya selamat. Hasil evaluasi proses pencarian para korban disepakati evakuasi akan diperpanjang. "Untuk tahap pertama, evakuasi diperpanjang 7 hari lagi. Kemungkinan juga bisa bertambah," kata Kepala SAR Merauke Sumpeno saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (14/7/2005).Saat ini tim evakuasi masih mencari korban dan berusaha mengeluarkan korban yang terjebak dalam lambung kapal. "Kecil sekali kemungkinan korban yang terperangkap masih selamat," ujar dia. Sumpeno menjelaskan, tim masih menemui beberapa kesulitan dalam mengevakuasi korban."Kami masih mencoba untuk melakukan evakuasi dan menarik bangkai kapal. Tapi armada yang ada masih terbatas. Kami sedang meminta tambahan tim yang profesional dari Jakarta," ungkapnya.Sampai saat ini tim evakuasi yang terdiri dari SAR, TNI, dan Polri sudah mengerahkan 8 armada, yaitu KM Trijaya Abadi, KM Ravikiran 3, KM Bimas Jaya I, KM Dobonsolo I, KM Dobonsolo XIV, KM Pelita, KRI Sangkurilang dan satu pesawat nomad. Selain itu, KRI Sangkurilang sedang berada dalam perjalanan dari Surabaya menuju Merauke untuk membantu evakuasi.Ditanya mengenai kesimpangsiuran jumlah korban, Sumpeno menjelaskan hal tersebut mungkin saja terjadi karena jumah korban masih akan terus bertambah. Pihak angkutan sungai danau dan penyeberangan menyebutkan Kapal Digoel yang tenggelam 7 Juli lalu mengangkut 35 penumpang dan 12 awak kapal.Namun menurut saksi korban selamat, penumpang dikatakan mencapai hampir 200 orang. Tim evakuasi juga menjadikan data tersebut sebagai acuan.
(jon/)











































