Perburuan Tikus di Sekitar Rumah Iwan Digencarkan
Kamis, 14 Jul 2005 17:42 WIB
Tangerang - Departemen Kesehatan (Depkes) akan meneliti hubungan tikus dengan penyakit yang mengakibatkan Iwan Siswara Rapei dan dua putrinya meninggal dunia. Perburuan hewan yang senang berkeliaran di tempat-tempat kotor ini akan digencarkan malam ini. Untuk keperluan misi ini, sekitar 44 perangkap tikus dibagikan kepada warga sekitar di rumah Iwan di Vila Melati Mas, Serpong, Tangerang. Puluhan perangkap ini akan dipasang di sejumlah titik di rumah-rumah warga sejak pukul 17.00 WIB. "Tadi kita sudah membagikan 44 perangkap tikus kepada warga. Pukul 17.00 WIB dipasang dan pukul 06.00 WIB besok kita ambil," kata salah seorang satpam perumahan ini, Ratin Syamsuddin, saat ditemui detikcom, Kamis (14/7/2005). Menurut Ratin, kandang perangkap tikus itu merupakan titipan dari Depkes dan Dinas Kesehatan Tangerang. "Satu rumah satu perangkap. Dimintanya, perangkap itu ditaruh di tong sampah atau dapur," aku Ratin. Ratin tidak mengetahui secara pasti tentang kegunaan tikus itu. "Cuma sih ada yang bilang, Depkes akan memeriksa darah tikus itu untuk penelitian," kata dia. Sementara itu, keluarga almarhum Iwan, Dedi Hawadi, mengaku sudah diberitahu Depkes tentang penangkapan tikus-tikus itu. "Sejak semalam perangkapnya sudah dibagikan," tutur dia. Dedi menyambut baik upaya Depkes itu untuk meneliti penyebab kematian Iwan dan putrinya itu. Iwan dan dua putrinya, Thalita Nurul Azizah dan Sabrina Nurul Aisyah, meninggal dunia dalam selang waktu lima hari. Sabrina meninggal dunia Kamis (14/7/2005), Iwan meninggal Selasa (12/7/2005), dan Thalita meninggal Sabtu (9/7/2005). Menurut Depkes, ketiganya meninggal akibat terjangkit pneumonia (radang paru-paru) berat.
(asy/)











































