Beri Contoh Hemat BBM
Lift Gubernur Jateng Dimatikan
Kamis, 14 Jul 2005 16:50 WIB
Semarang - Karena gerakan penghematan energi di Jateng belum terlihat gregetnya, Gubernur Jateng Mardiyanto 'mengalah'. Ia memberi contoh dengan mematikan lift yang biasa dipakai menuju ruangannya untuk sementara waktu.Lift tersebut menghubungkan lantai satu Kantor Gubernur Jateng dengan lantai 3 tempat ruangan gubernur berada. Selain lift, Pemprov Jateng juga mengurangi penggunaan AC dan mematikan lampu satu jam sebelum jadwal kerja usai."Jangan bilang belum ada gregetnyalah. Gerakan ini kan baru awal. Yang penting kita sudah beri contoh, biar masyarakat yang menilai," kata Gubernur Mardiyanto usai meresmikan Kantor DPD asal Jateng di Jl. Pemuda Semarang, Kamis (14/7/2005).Mengenai Perda penghematan BBM, Mardiyanto menyatakan pihaknya belum berpikir ke arah sana. Karena kalau diatur melalui peraturan, biasanya hasilnya tidak begitu efektif. Bahkan bisa jadi malah kontraproduktif.Mardiyanto lebih memilih memberi contoh melalui penghematan di kantor-kantor pemerintah. "Kalau untuk Perda nanti saja. Itu tidak wajib dilakukan. Kita gerak dulu, setelah itu bisa diikuti dengan tindakan lain," tutur gubernur yang sudah dua kali menjadi pucuk pimpinan Jateng ini.Mardiyanto mengungkapkan, beberapa hari lalu pihaknya sudah mengirimkan surat ke bupati dan walikota se-Jateng untuk segera melakukan penghematan di kantor-kantor pemerintahan. Diharapkan, para bupati atau walikota juga bisa memberi contoh pada masyarakat luas."Setelah beberapa saat, kita baru bisa evaluasi. Efektif tidaknya gerakan penghematan ini. Jadi jangan bilang sekarang Jateng kurang greget soal itu. Kita lihat nanti," demikian Mardiyanto.
(nrl/)











































