DetikNews
Senin 21 Mei 2018, 11:08 WIB

Hakim Pengadilan Tinggi Medan Dipanggil KPK soal TPPU Rohadi

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Hakim Pengadilan Tinggi Medan Dipanggil KPK soal TPPU Rohadi Rohadi ketika dipanggil penyidik KPK. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - KPK memanggil hakim Pengadilan Tinggi (PT) Medan Lilik Mulyadi. Dia akan diperiksa terkait kasus pencucian uang dan gratifikasi mantan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara Rohadi.

Lilik sebelumnya pernah bertugas sebagai Ketua PN Jakarta Utara. Selain itu, KPK memanggil 2 mantan rekan kerja Rohadi sesama panitera di PN Jakarta Utara, yaitu Dolly Siregar dan Rina Pertiwi.

"Tiga orang tersebut dipanggil untuk diminta keterangan terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersangka R (Rohadi)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (21/5/2018).


Rohadi sebelumnya telah divonis 7 tahun penjara terkait suap pengurusan perkara Saipul Jamil. Namun Rohadi masih tersangkut kasus lain, yaitu perkara gratifikasi dan pencucian uang.

Dulu Rohadi hanya merupakan sipir di Rutan Salemba. Hidup Rohadi mulai berubah saat menjadi PNS di PN Jakarta Utara. Dia mulai bisa membeli kendaraan, rumah baru, hingga membangun rumah sakit, proyek real estate, serta memiliki 19 mobil. Ia juga memiliki dua unit rumah di The Royal Residence, dengan harga per unit Rp 3 miliar.

Padahal diketahui gaji PNS hanya Rp 8 juta per bulan. Asal-usul kekayaan Rohadi mulai terbongkar saat ia ditangkap KPK sedang menerima suap dari pengacara Saipul Jamil yang bernama Berthanatalia.
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed