Dituding AS Terlibat Pengeboman di Israel, Iran Geram
Kamis, 14 Jul 2005 15:54 WIB
Jakarta - Hubungan AS dan Iran terus memanas. Terlebih karena Menteri Pertahanan (Menhan) AS Donald Rumsfeld secara terang-terangan menuding Iran terlibat dalam serangan bom di pusat perbelanjaan Israel.Teheran pun geram dengan tuduhan Rumsfeld itu. "Pernyataan oleh Rumsfeld itu dimaksudkan untuk berusaha menutup-nutupi kegagalan Amerika Serikat di wilayah ini," cetus Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hamid Reza Asefi seperti dilansir Aljazeera.com, Kamis (14/7/2005).Menurut Asefi, AS telah gagal dalam perangnya melawan terorisme. Karena tindakan AS untuk memerangi terorisme itu, justru mendorong timbulnya serangan-serangan baru dan tewasnya orang-orang tak bersalah."Pejabat-pejabat AS melihat dunia dari balik kacamata Israel dan mereka tidak akan bisa menganalisa perkembangan internasional secara realistis," seru Asefi.Sebelumnya, Rumsfeld menuding Iran dan Suriah terlibat dalam peledakan bom di sebuah mal di Netanya, kota pantai Israel pada Selasa lalu, 12 Juli 2005.
(ita/)











































