Sandi: Sangat Mungkin Gerindra-PD Berkoalisi di Pilpres

Sandi: Sangat Mungkin Gerindra-PD Berkoalisi di Pilpres

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 20 Mei 2018 10:47 WIB
Sandi: Sangat Mungkin Gerindra-PD Berkoalisi di Pilpres
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno membuka lebar pintu koalisi partainya dengan Demokrat. Penegasan ini disampaikan pasca-pertemuan dengan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

[Gambas:Video 20detik]


"Sangat dimungkinkan, sangat dimungkinkan. Itu kami bicarakan dalam konteks yang lebih luas, tidak menyebutkan nama tapi kami bilang kalau ujungnya kami berkoalisi, kami harus menentukan," kata Sandi di Jl Sunter Baru, Jakarta Utara, Minggu (20/5/2018).

Sandi menuturkan, masih menyamakan frekuensi antara Gerindra dengan Demokrat. Sandi berharap pertemuan dengan AHY berujung ke pertemuan pucuk pimpinan parpol masing-masing, Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono.


"Jadi kita menyamakan frekuensi dan ini sebuah pertemuan awal yang mudah-mudahan nanti dilanjutkan dengan summit di antara Pak Prabowo dan Pak SBY," ujar Sandi.

Sandi memberi penegasan jajak koalisi antara Gerindra dengan Demokrat tidak merusak komunikasi dengan PKS. Terlebih, PKS hampir pasti berkoalisi dengan Gerindra dan berharap kursi cawapres.

"Nggak ada. Saya kira semua harus mengerti bahwa ini harapan masyarakat bahwa semua elite terbuka pandangannya untuk tidak rebutan kekuasaan, tetapi menawarkan solusi," tutur Sandiaga.

Seperti diketahui, Demokrat belum menentukan sikap untuk Pilpres 2019. Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade menyatakan partainya membuka diri dengan partai manapun.


Tetapi yang perlu digarisbawahi adalah, Gerindra sudah mendeklarasikan Sang Ketum, Prabowo Subianto untuk jadi calon presiden. Gerindra juga akan berkoalisi dengan PKS.

"Kami bersama PKS terus membuka diri berkomunikasi dengan berbagai parpol yang memang berkeinginan mengubah nasib bangsa jauh jadi lebih baik," ujar Andre. (dkp/dkp)


Berita Terkait