Tolak Parpol Lokal Aceh, Wapres Yakin RI-GAM Capai Solusi
Kamis, 14 Jul 2005 12:08 WIB
Jakarta -
Pemerintah Indonesia menolak tuntutan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk membentuk partai politik (parpol) sendiri di Aceh. Meski begitu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin perundingan RI dengan GAM tidak akan mentok. "Tentu ada solusi-solusi yang baik yang akan dicapai," kata Kalla usai meresmikan pembukaan pertemuan ilmiah ke XV Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia di Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2005).Pemerintah menolak tuntutan itu karena berprinsip sebagai negara kesatuan. Pemerintah dan GAM hingga kini masih melakukan pembicaraan intensif di Helsinki atas penolakan pembentukan parpol lokal. "Untuk masalah lain seperti ekonomi dan keamanan saat ini sudah tidak banyak masalah lagi," jelas Kalla.Pemerintah menargetkan perundingan dengan GAM sudah selesai pada 17 Agustus mendatang. Dengan demikian hasil perundingan itu bisa dijadikan kado ulang tahun kemerdekaan RI. "Ya mudah-mudahan saja," kata Kalla.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































