Di Bandung
Seribuan Pensiunan PT KA Demo
Kamis, 14 Jul 2005 10:40 WIB
Bandung - Memasuki hari tua, beban hidup pensiunan PT Kereta Api (KA) bertambah berat. Uang pensiunan yang diperoleh tidak cukup menambal biaya hidup yang makin membengkak. Sekitar 1.000 orang pensiunan PT KA pun berunjuk rasa di Kantor Pusat PT KA di Jalan Perintis Kemerdekaan, Bandung, Kamis (14/7/2005). Para pensiunan tampak membawa anak dan cucunya dalam aksi ini. Massa melakukan long march dari Stasiun Kereta Api Bandung menuju Gedung PT KA yang berjarak sekitar 100 meter.Puluhan poster dan spanduk digelar antara lain bertuliskan "Pensiunan Perum KA hidupnya terlunta-lunta akibat kebijakan orang yang bejat moral", "Gaji ke-13 mana", "Kembalikan status kami ke PNS". "Kami sudah mengabdikan diri puluhan tahun kepada KA tetapi menderita di hari tua," kata Ketua Forum Komunikasi Pensiunan Pegawai KA (FKPPAK) Helmy Azis dalam orasinya.Dijelaskan dia, jumlah pegawai yang pensiun mencapai 9.034 orang. Tujuh persen dari mereka merupakan golongan I dan II. Rata-rata mereka menerima pensiun sebesar Rp 700 ribu per bulan. Bahkan, ada kasus pensiunan yang menerima uang pensiun di bawah Rp 200 ribu per bulan. "Ini kelalaian direksi banyak hak yang tidak kami peroleh," ujarnya.Massa pun mengeluarkan petisi. Isinya menuntut agar dilakukan audit dana pensiun dan kesehatan PNS dan audit pengalihan ke PT Jiwa Sraya.Selain itu, menuntut kenaikan uang beras, sumbangan pendidikan dan jaminan asuransi kesehatan.Rencananya, aksi akan dilanjutkan ke kantor Menneg BUMN di Jakarta pada 1 Agustus 2005. Massa akan aksi mogok makan.Aksi hingga pukul 10.35 WIB masih berlanjut. Massa berniat bertemu dengan Direktur Utama PT KA Oemar Berto. Sayangnya, yang bersangkutan tidak ada di tempat.
(aan/)











































