DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 21:32 WIB

Razia Menu Takjil, Dinkes Makassar Temukan Makanan Berformalin

Ibnu Munsir - detikNews
Razia Menu Takjil, Dinkes Makassar Temukan Makanan Berformalin Petugas menemukan menu takjil berformalin. (Ibnu/detik)
Jakarta - Dinas Kesehatan Kota Makassar menemukan menu takjil buka puasa mengandung formalin di Pasar Terong. Saat melakukan sidak, petugas menemukan kolang-kaling mengandung formalin.

"Jadi kami gelar sidak di sejumlah pasar untuk memastikan bahwa jajanan takjil untuk masyarakat aman dikonsumsi. Tapi, setelah kita periksa sejumlah menu takjil, ada yang mengandung formalin berdasarkan uji sampel," kata Kadis Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin saat ditemui detikcom di Pasar Terong, Makassar, Kamis (17/5/2018).



Uji sampel ini langsung dilakukan di tempat menggunakan alat khusus Dinkes Makassar dan menemukan kandungan formalin pada kolang-kaling. Parahnya, kolang-kaling berjumlah 100 liter ini sudah diperjualbelikan sejak pagi tadi untuk kebutuhan buka puasa masyarakat.

"Ini diperjualbelikan juga, makanya kami minta segera ditarik agar tidak dijual lagi, untuk melindungi masyarakat," jelasnya.

Selain kolang-kaling, makanan takjil, seperti cendol, cincau, dan biji mutiara, diperiksa apakah mengandung formalin, zat pewarna, atau boraks.

"Kita periksa semua, tapi hanya kolang-kaling yang mengandung formalin. Jadi pemeriksaan ini dilakukan untuk menemukan zat pewarna dan zat pengawet," terangnya.

Sementara itu, pedagang takjil, Nannu, mengatakan tak mengetahui menu takjil jenis kolang-kaling yang dijualnya mengandung formalin. Namun menu takjil ini dibeli dari pedagang asal Kabupaten Maros.



"Saya tidak tahu pasti, saya baru tahu ternyata ini ada formalinnya. Kalau asalnya ini dari Kabupaten Maros," imbuhnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan menemukan di pasar yang sama pada 2016. Saat itu, petugas menemukan menu takjil jenis cincau yang mengandung formalin.

Sidak dan razia jajanan buka puasa ini digelar di delapan pasar tradisional dan 10 pasar modern di Makassar. Dinkes Makassar meminta masyarakat berhati-hati jika membeli makanan buka puasa selama Ramadan.
(rvk/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed