DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 18:30 WIB

Sandiaga Akui Ada Kebocoran Pajak Parkir

Mochamad Zhacky - detikNews
Sandiaga Akui Ada Kebocoran Pajak Parkir Foto: Sandiaga Uno (Indra/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyadari adanya kebocoran pendapatan daerah dari pajak parkir. Menurutnya, pajak yang belum terserap yakni kendaraan yang parkir di badan jalan atau on street.

"Waktu teman-teman kemarin ke Lapangan Banteng, di situ saya sudah tunjukin ke Ibu Menteri (Menteri Keuangan Sri Mulyani) ada badan jalan yang hampir tertutup karena ada parkir (PNS) kementerian, baik kementerian keuangan maupun kementerian yang di sekitar situ. Jadi memang itu PR (pekerjaan rumah) yang harus kita jalankan," kata Sandiaga di Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (17/5/2018).

Sandiaga menuturkan, untuk menyelesaikan masalah tersebut, akan dibuat sebuah sistem elektronik mengenai laporan data transaksi usaha perparkiran. Selain itu, Pemprov DKI juga akan merevisi peraturan gubernur tentang tarif parkir, baik di dalam gedung atau off street maupun on street.

"Harapan kita juga untuk menambal kebocoran-kebocoran tadi tentunya dengan teknologi sistem perparkiran. Kita juga akan lanjutkan dengan pembahasan pergub," terang Sandiaga.

Mengenai pajak parkir ini sedang dibahas di DPRD DKI. Pemprov memang merencanakan peningkatan besaran pajak parkir dari 20 menjadi 30 persen.

Namun, usulan ini mendapat kritikan dari sejumlah pengamat salah satunya pengamat transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan. Menurut Tigor, Pemprov DKI belum maksimal menarik pajak parkir di tempat-tempat milik negara.

"Kalau namanya pajak parkir berarti off street (parkir di tanah kosong atau rumah), termasuk kan. Kok itu nggak dipajak juga? Cuma teman-teman ini aja yang dipajak, artinya Pemprov nggak konsisten. Samsat, pasar, polda, bandara Halim kena juga pajaknya? Karena mereka nggak didominasi market, itu kan jelas ada duitnya. Jadi kebocoran ini, jangan terulang," papar Tigor dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di DPRD DKI Jakarta, kemarin.
(zak/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed