DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 17:02 WIB

RI Terapkan Standar Internasional untuk Pengamanan Asian Games

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
RI Terapkan Standar Internasional untuk Pengamanan Asian Games Menko PMK Puan Maharani memimpin rapat keamanan Asian Games di kantornya, Kamis (17/5/2018) (Foto: Marlinda Oktavia Erwanti-detikcom)
Jakarta - Menko PMK Puan Maharani memimpin rapat tingkat menteri terkait persiapan pengamanan Asian Games di Jakarta dan Palembang. Hasilnya, akan ada 6 objek yang menjadi fokus pengamanan pada Asian Games 2018.

"Sudah dikoordinasikan antara TNI-Polri, sudah ada 6 objek keamanan yang akan dilakukan berkaitan dengan keamanan pelaksanaan Asian Games yaitu, VVIP, venue, non-venue, bahkan sampai ke tempat atlet dan transportasi, dan IT," ujar Puan saat jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Puan menjelaskan nantinya pengamanan keenam objek di event Asian Games akan menggunakan standar internasional. Dia mengatakan petugas keamanan akan memberi hukuman ketat bagi para pelanggar atau prosedur zero tolerance.


"Menerapkan prosedur tetap yang zero tolerance, dan ini ada di venue ada diakomodasi dan juga ada di tempat-tempat non-venue, lalu keamanan transportasi juga ada IT. Dan keamanan berkaitan dengan kegiatan seperti touch relay yang mana ini menjadi bagian dari manajemen operasional dari Polri dibantu TNI dan BNPT," tuturnya.

Puan mengatakan sinergi pengamanan ini sudah dikoordinasikan antara seluruh kementerian/lembaga, TNI, Polri, dan BNPT. Seluruh pihak terkait ini, kata Puan, telah berkomitmen untuk mensukseskan pelaksanaan Asian Games.

"(Juga) bersama-sama dengan rakyat Indonesia bisa mensukseskan ini sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Jadi koordinasi di antara semuanya tentu dalam melakukan mitigasi dan antisipasi keamanan yang insyaallah akan bisa sesuai dengan target," ungkap Puan.


Sementara, Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan ada sebanyak 36.000 personel yang dikerahkan untuk mengamankan 6 objek utama di event Asian Games itu.

"(Kemudian) tentang back up daripada itu untuk mengantisipasi kondisi-kondisi terakhir, kita akan lihat secara fluktuatif ke depan, bagaimana kondisinya tentu kekuatan-kekuatan cadangan kita siapkan sekitar 22 ribu pasukan untuk cadangan, untuk hanya DKI saja. Di Palembang ada sekitar 3.000 kita siapkan pasukan cadangan di samping pasukan-pasukan yang sudah kita siapkan," tuturnya.

Terkait pengamanan VIP, Syafruddin mengatakan hal itu menjadi tanggung jawab TNI. Yakni, terkait pengamanan kepala negara yang akan hadir dalam event internasional yang digelar pada Agustus mendatang itu.


"Itu tanggung jawab TNI nanti dan di-back up oleh Polri. Demikian pula sebaliknya, pengamanan rutin tanggung jawab Polri di-back up oleh TNI," katanya.

Rapat untuk memastikan sinergi pengamanan ini digelar bersama Wakapolri Komjen Syafruddin, Menhub Budi Karya Sumadi, Mendikbud Muhadjir Effendy termasuk Kepala BNPT Suhardi Alius. Selain itu hadir juga perwakilan dari TNI, Kemenpora, Kemensesneg, Kemenlu, BIN, Kemenhan, Kemenkominfo, Kemenko Polhukam, INASGOC, dan lainnya.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed