DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 12:58 WIB

DPR Kutuk Peresmian Kedubes AS di Yerusalem

Akfa Nasrulhaq - detikNews
DPR Kutuk Peresmian Kedubes AS di Yerusalem Foto: Ketua DPR Bamsoet (Gibran-detikcom)
Jakarta - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, mengutuk keras sikap Amerika Serikat (AS) yang tetap meresmikan kedutaan besarnya di Yerusalem saat banyaknya protes masyarakat internasional. AS dinilai tidak menghormati keputusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB yang menolak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Saya mengecam keras langkah Amerika Serikat tersebut. Padahal, dalam Sidang Darurat Majelis Umum PBB yang diikuti 128 negara, secara tegas menolak Yerusalem ditetapkan sebagai ibu kota Israel. Langkah Trump sama saja dengan melecehkan PBB," tegas Bamsoet, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis Kamis (17/05/18).

Bamsoet meminta PBB agar tidak lepas tangan dan mengambil langkah tegas. Oleh karena itu, Dewan Keamanan PBB harus segera menggelar pertemuan darurat untuk merespon kebijakan Amerika tersebut.


"Langkah Trump jelas merusak upaya perdamaian yang dari dulu diperjuangkan untuk menyelesaikan pertikaian Palestina dan Israel. Ini bisa memicu kemarahan umat Islam kepada AS," kata Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, penempatan Kedubes AS akan menimbulkan konflik baru yang lebih besar. Masa depan perdamaian dunia akan semakin suram. Situasi kawasan akan terus bergejolak.

"PBB harus secepatnya turun tangan. Jika kita berdiam diri, saya khawatir sentimen anti Amerika akan meluas, dan itu tentu saja dapat memicu benih-benih terorisme yang mengancam kedamaian dunia," ujar Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini meminta Kementrian luar Negeri RI segera memanggil Duta Besar AS untuk menyampaikan nota protes kepada pemerintah AS. Pemerintah Indonesia juga diminta mendesak PBB untuk melakukan penyelidikan atas tewasnya puluhan demonstran Palestina belakangan ini.

"Kita adalah negara muslim terbesar. Kita harus ambil peran lebih besar untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Apalagi, konstitusi negara kita secara tegas menentang setiap bentuk penjajahan di muka bumi," tandas Bamsoet.


Bamsoet menjelaskan, DPR RI melalui BKSAP selalu konsisten menyuarakan kepentingan Palestina di berbagai forum parlemen dunia. Seperti IPU (forum parlemen dunia), PUIC (forum parlemen negara-negara OKI) serta AIPA (forum parlemen ASEAN).

"Kita konsisten mendukung perjuangan Palestina dan mengutuk tindakan brutal Israel. Bahkan di PUIC kita telah menyampaikan kritik bahwa perpecahan negara-negara Arab sebagai faktor memburuknya situasi di Palestina," pungkas Bamsoet.
(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed