DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 11:48 WIB

Janji demi Janji Pemerintah-DPR Selesaikan RUU Antiterorisme

Ahmad Toriq - detikNews
Janji demi Janji Pemerintah-DPR Selesaikan RUU Antiterorisme Foto: dok Istimewa
Jakarta - Lambatnya penyelesaian Revisi UU Antiterorisme menuai kritik. Rakyat dinilai mulai kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah dan DPR dalam penyelesaian UU tersebut.

"Janji Ketua DPR yang akan menyelesaikan pembahasan rancangan revisi Undang-Undang Teroris dalam bulan Mei ini di DPR merupakan pertaruhan, apakah DPR dapat menepati janjinya untuk betul-betul bisa memutuskannya Mei ini atau tidak? Sebab, rakyat sudah mulai kehilangan kepercayaan terhadap keseriusan DPR dan pemerintah dalam membahas revisi UU Teroris ini," kata anggota Komisi I DPR Martin Hutabarat kepada wartawan, Kamis (17/5/2018).


Martin mengatakan pembahasan revisi UU Antiterorisme sudah berjalan lebih dari 2 tahun. Padahal, dia melanjutkan, materi yang dibahas juga tidak terlalu banyak. Sebab, hanya dibicarakan beberapa poin mengenai usulan pemerintah untuk ditambahkan ke dalam undang-undang yang sudah ada agar kinerja aparat bisa lebih efektif.

"Jadi bukan menyusun suatu undang-undang baru yang disusun dari nol. Bukan. Sehingga wajar kalau masyarakat mempertanyakan keseriusan DPR dan pemerintah untuk menyelesaikan pembahasan revisi undang-undang tersebut. Padahal masyarakat merasakan ancaman teroris itu nyata di hadapan mata," ulas politikus Gerindra ini.

Martin Hutabarat.Martin Hutabarat. (Erliana Riady/detikcom)


Setahun yang lalu, masih kata Martin, sesudah serangan teroris di Kampung Melayu yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa, sebenarnya pansus teroris sudah berjanji merampungkan pembahasan RUU Antiterorisme secepatnya agar tidak jatuh korban-korban teroris yang lebih banyak lagi. Tetapi, setahun telah berlalu, ternyata janji itu tidak kunjung terwujud sampai kemudian jatuh korban lebih banyak lagi dalam peristiwa di Surabaya kemarin.

"Oleh karena itu, pantas kalau rakyat menilai bahwa DPR dan pemerintah tidak memiliki kepekaan terhadap bahaya ancaman teroris ini. Maka di sini saya melihat janji Ketua DPR itu merupakan pertaruhan yang tinggi mengenai keseriusan DPR menyelesaikan tanggung jawabnya di mata masyarakat," pungkasnya.



"DPR perkirakan UU Terorisme rampung bulan depan"! Saksikan selengkapnya di 20Detik:


(tor/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed