DetikNews
Rabu 16 Mei 2018, 20:36 WIB

KPK Tetapkan Bupati Bengkulu Selatan dan Istri Tersangka Suap

Nur Indah Fatmawati - detikNews
KPK Tetapkan Bupati Bengkulu Selatan dan Istri Tersangka Suap Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka penerimaan suap. (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka penerima suap. Selain itu, istri Dirwan, Hendrati, juga dijerat KPK sebagai tersangka.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan empat tersangka, yaitu diduga sebagai penerima DIM (Dirwan Mahmud), HEN (Hendrati), NUR (Nursilawati), dan diduga sebagai pemberi JHR (Juhari)," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2018).


Dirwan diduga menerima suap Rp 98 juta dari Juhari selaku kontraktor. Basaria menyebut uang itu merupakan bagian dari 15 persen commitment fee atas lima proyek pekerjaan infrastruktur dengan nilai total Rp 750 juta.

"Jadi commitment fee sebesar Rp 112.500.000," kata Basaria.


Basaria mengatakan tersangka lain, yaitu Nursilawati, yang merupakan kepala seksi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan, berperan sebagai perantara. Sedangkan istri Dirwan, Hendrati, berperan menerima uang tersebut.

Atas perbuatannya, Dirwan, Hendrati, dan Nursilawati disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Sedangkan Juhari disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
(nif/dha)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed