RI-GAM, Deplu Siap Bentuk Tim Pengawas Multinasional
Rabu, 13 Jul 2005 15:47 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) tengah mempersiapkan pembentukan tim pengawas multinasional yang akan memantau pelaksanaan kesepakatan damai RI-Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ini untuk mengantisipasi tercapainya perjanjian damai antara RI-GAM. Persiapan pembentukan tim pengawas multinasional ini disampaikan Menlu Hassan Wirajuda usai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kantor Presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (13/7/2005)."Mulai diproses pendekatan dengan unsur-unsur ASEAN dan Uni Eropa untuk duduk bersama merancang tugas, mandat, dan metode kerja tim monitoring yang akan dilakukan setelah pertemuan Helsinki," kata Wirajuda.Menurut Wirajuda, pihaknya masih menunggu jawaban Uni Eropa atas surat resmi yang dikirimkannya beberapa waktu lalu. Sementara dengan ASEAN, Wirajuda sudah bertemu para Menlu dari Malaysia, Brunei, Thailand, dan Singapura dua minggu lalu dalam Saud Summit di Qatar.Namun, tentang isi dan hasil pembicaraan, Wirajuda enggan membocorkan. "Itu yang masih didiskusikan. Yang pasti bila sudah ada satu agreement untuk dilaksanakan, maka tim monitoring diperlukan kehadirannya," katanya.
(gtp/)











































