Sebelum Dimutilasi, Yulius Disiksa di Halaman Rumahnya

Sebelum Dimutilasi, Yulius Disiksa di Halaman Rumahnya

- detikNews
Rabu, 13 Jul 2005 15:29 WIB
Bekasi - Sadis betul kawanan pelaku mutilasi Yulius Alexander. Sebelum tubuhnya dimutilasi, Yulius disiksa dengan hujaman pisau berkali-kali di depan rumahnya di daerah Bekasi, Jawa Barat.Hal tersebut terungkap dalam rekonstruksi di rumah Yulius di Jl. Ramin IV Blok A Nomor 177, kompleks Perumahan Harapan Jaya, Bekasi, Rabu (13/7/2005).Saat itu, Yulius diinterogasi oleh salah seorang pelaku, Angki. Namun, tidak hanya itu, dada dan paha kiri Yulius juga ditusuk dengan pisau sebanyak 4 kali oleh Angki.Kesadisan itu tidak berhenti begitu saja. Yulius kemudian dibawa ke ruang keluarga yang berukuran 4 X 5 meter. Di tempat itulah, tubuh Yulius dimutilasi para tersangka. Mutilasi diawali oleh Ejohn yang memotong kaki dan kepala Yulius dengan golok. Setelah itu, potongan tubuh Yulius dimasukkan ke dalam 2 karung. Karung pertama berisi badan dan tangan, sedangkan karung kedua berisi kepala dan kaki. Dua karung tersebut kemudian dimasukkan ke mobil Daihatsu Espass berwarna violet oleh tersangka Boy, Lutfi (buron) dan Alfian (buron). Mobil pun melaju meninggalkan lokasi. Mobil tersebut dikendarai Alfian yang ditemani Ejohn dan Ali. Karung yang berisi kepala dan kaki dibuang di kompleks kuburan Cina di Kebon Nanas Jakarta Timur, sedangkan karung lainnya dibuang di daerah Serpong, Tangerang.Hingga saat ini, Polres Metro Bekasi sudah menangkap 4 dari 8 tersangka. Mereka adalah Ali, Ejohn, Angki dan Boy. Sedangkan tersangka yang masih buron adalah Lutfi, Alfian, Risto dan Jefri.Usai rekonstruksi, Kapolres Kombes Pol Edward Syahpernong berjanji berkas kasus sadis ini akan dilimpahkan ke kejaksaan pekan depan. "Pemberkasannya sebentar lagi selesai," katanya. Dari hasil rekonstruksi diketahui para tersangka ternyata sudah merencanakan pembunuhan itu. "Hal itu diketahui dari beberapa senjata tajam yang sudah disiapkan di lokasi kejadian," tukas Edward.Asumsi sementara, motivasi pembunuhan ini karena kesal terhadap korban Yulius Alexander. "Tetapi tidak tertutup kemungkinan ada motivasi lain yang tidak sesederhana itu," tandasnya.Adegan rekonstruksi ini menyedot perhatian ratusan warga sekitar. Mereka terlihat antusias menonton proses rekonstruksi yang berakhir pukul 13.20 WIB ini. (ton/)



Berita Terkait