Pascateror Bom di Jatim, Penjagaan di Istana Diperketat

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 15 Mei 2018 12:28 WIB
Penjagaan masuk Istana diperketat. (Dika/detikcom)
Jakarta - Penjagaan sebelum masuk kompleks Istana Kepresidenan diperketat. Ini sebagai buntut rentetan peristiwa pengeboman di sejumlah titik di Surabaya.

Pantauan di lokasi, Selasa (15/5/2018), akses masuk bagi pejalan kaki atau kendaraan menjadi satu pintu, yakni di Kementerian Sekretariat Negara, Jl Majapahit, Jakarta Pusat. Pintu gerbang masuk Istana hanya dibuka satu.



Paspampres memeriksa kendaraan yang masuk dengan detektor dan inspeksi cermin. Begitu juga pejalan kaki, yang awalnya masuk melalui jalur khusus ke arah Setkab, kini dialihkan.

Pejalan kaki yang masuk juga harus melewati pemeriksaan metal detector dan barang bawaan dimasukkan ke pemeriksaan sinar-X. Setiap orang juga harus memiliki kartu identitas.



Selain itu, di dalam kompleks Istana Kepresidenan sudah dipasang diorama Asian Games 2018 dengan maskotnya, seperti Bhin Bhin, Atung, dan Kaka. Ada juga yang sempat berfoto dengan diorama ini.

Sebelumnya, sejumlah objek vital di Jakarta juga diperiksa secara intensif pascaledakan bom di Jawa Timur. Salah satunya gedung Mabes Polri dan gedung KPK.

Pasca-Ledakan Bom di Jatim, Penjagaan di Istana DiperketatPenjagaan masuk Istana diperketat. (Dika/detikcom)


Video 20Detik: MengupasRankaian Teror di Tanah Air

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/rvk)