Pengebom Gereja Baru Pulang dari Suriah, Apa Pelajarannya?

Andi Saputra - detikNews
Senin, 14 Mei 2018 18:42 WIB
Bom di Gereja GPPS Surabaya (deni/detikcom)
Surabaya - Dita Oepriarto dan keluarganya mengebom 3 gereja di Surabaya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut Dita dkk baru pulang dari Suriah. Apa yang dipelajari di sana?

Berdasarkan dakwaan teroris atas nama M Aries Rahardjo, yang dikutip detikcom, Senin (14/5/2018), terungkap materi yang dipelajari di Suriah tersebut.

Aries alias Afif bisa dibilang sebagai teroris pertama yang didakwa berangkat ke Suriah bergabung dengan ISIS bersama ratusan orang lain dari penjuru dunia.

Berikut ini materi yang dipelajari di sebuah kamp militer di Suriah:

06.00-09.00

Olahraga, kerja bakti, dan sarapan.

09.00-11.00

Belajar kemiliteran.
Bongkar-pasang AK dengan posisi berdiri, jongkok, dan tiarap.
Formasi penyerangan beregu menggunakan AK.
Pengenalan senjata perang lain.
Pengenalan RPG.
Lempar granat.
Penggunaan senjata pistol.


12.00-13.30

Pelatihan pengajaran tauhid.

13.30-16.00

Istirahat.

16.00-17.30

Latihan militer.


18.30-20.00

Pelatihan dasar-dasar syariah.

20.00

Makan malam dan dilanjutkan istirahat.

Pelatihan di atas diulang selama 2 minggu.


Minggu ketiga:

Praktik menembak dengan AK, sasaran orang-orangan.
Praktik menembak dengan Brand.
Praktik formasi penyerangan pos.

Latihan militer itu diikutinya pada 20 Desember 2013 hingga 3 Januari 2014. Penutupan diakhiri dengan baiat/janji untuk setia kepada ISIS. Setelah itu, Afif pulang ke Indonesia.

Dalam kasus itu, Afif lolos dari dakwaan ikut ISIS. Ia dihukum 6 tahun penjara karena terlibat pelatihan militer di Aceh.

[Gambas:Video 20detik]

(asp/rvk)