Depkes: Iwan Meninggal karena Bakteri, Bukan Flu Burung
Rabu, 13 Jul 2005 13:16 WIB
Jakarta -
Dugaan meninggalnya auditor senior BPK Iwan Siswara Rafei karena serangan flu burung yang disebabkan virus dibantah oleh Departemen Kesehatan (Depkes). Iwan dinyatakan meninggal karena serangan bakteri."Dari hasil pemeriksaan laboraturium terhadap flu burung dan SARS hasilnya negatif," kata Ketua Tim Medis Depkes dr Sardikin kepada detikcom, Rabu (13/7/2005) pukul 12.45 WIB. Sardikin menangani kasus Iwan dan keluarganya.Selain Iwan, penyakit panas tinggi dan sesak nafas ini juga menulari dua putri Iwan yaitu Thalita Nurul Azizah (1) dan kakaknya, Sabrina Nurul Aisyah. Thalita meninggal dunia pada Sabtu, 9 Juli, sedangkan Iwan menyusul pada Selasa sore (12/7/2005).Penyakit ini semula diidap Sabrina, lalu menulari ayah dan adiknya. Diduga, sumber penyakit justru dari Iwan, setelah dia berdinas ke Hong Kong.dr Sardikin menegaskan, penularan flu burung dari manusia ke manusia selama ini belum pernah ditemukan. Biasanya yang terjadi adalah penularan dari unggas ke manusia.Kalau begitu, bakteri apa yang menyerang keluarga auditor senior BPK ini? "Untuk dapat menentukan bakteri apa yang menyerang harus menunggupemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya dapat diketahui beberapa hari lagi," ungkap Sardikin.Rencananya darah dan jaringan paru Iwan akan dikirim ke Hong Kong. "Ini untuk lebih menyakinkan lagi hasil periksaan kita," katanya.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































