"Pada 09.04 WIB, di depan Polresta juga terjadi ledakan bom bunuh diri yang pakai sepeda motor dan menggunakan bahan peledak. Ada 5 orang yang merupakan satu keluarga," kata Tito dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (14/5/2018).
Dalam peristiwa itu, salah satunya adalah seorang anak kecil yang selamat. Anak tersebut saat ini tengah dirawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito mengatakan ledakan tersebut terjadi ketika dua sepeda motor hendak masuk ke dalam Polrestabes Surabaya. Petugas yang berjaga mencegah dua sepeda motor tersebut untuk masuk. Ketika itu ledakan terjadi.
"Ini teridentifikasi oleh kita karena dalam proses pengejaan. Dari pelaku ini meninggal. Dia berusaha masuk ke polresta namun penjagaan diperketat dan ada barrier, mereka meriksa, kemudian terjadi ledakan," ujarnya.
Dalam peristiwa ini, ada sebanyak 10 orang yang jadi korban. Selain pelaku, ada petugas kepolisian yang ikut terluka.
(jbr/van)











































