Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa Atas Tragedi Bom di Surabaya

Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa Atas Tragedi Bom di Surabaya

Ray Jordan - detikNews
Senin, 14 Mei 2018 10:03 WIB
Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa Atas Tragedi Bom di Surabaya
Foto: Jokowi tiba di GKI Surabaya usai ledakan bom teroris (Andhika/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduka atas teror bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Jokowi mengajak masyarakat untuk berdoa atas tragedi yang terjadi di tiga gereja tersebut.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pusat dan Daerah Tahun 2018, di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (14/6/2018).

"Sejenak berdoa karena tragedi bom di Surabaya kemarin," kata Jokowi dengan raut muka serius.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi yang tampak mengenakan setelan jas berwarna gelap dan dasi merah itu berharap, korban yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dia juga meminta keluarga korban untuk bersabar.

"Semoga yang meninggal diberikan tempat terbaik di sisiNya dan korban terluka segera sembuh dan kembali ke keluarga. Berdoa dimulai," kata Jokowi.

Acara ini dihadiri oleh pejabat pemerintah daerah dan aparat pemerintahan desa seluruh Indonesia. Dalam kegiatan ini, Jokowi mengingatkan soal besarnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya ingin mengingatkan kita semua, ingin menyadarkan kembali bahwa negara kita ini negara Indonesia adalah negara besar. Sering kita lupa. Sekarang kita memiliki 260 juta penduduk tersebar di 17 ribu pulau dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Kita ini memiliki 714 suku, 1.100 lebih bahasa, berbeda adat tradisi, bahasa daerah. Ini lah anugerah Allah bagi Indonesia, berbeda beragam majemuk tapi tetap satu dalam bingkai NKRI," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi sendiri telah meninjau langsung lokasi ledakan bom di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno Kota Surabaya pada Minggu (13/5) kemarin. Dia juga sempat menjenguk korban yang dirawat di RS Bhayangkara Surabaya.

Jokowi pun mengutuk keras aksi teror di rumah ibadah tersebut.

"Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban anggota masyarakat, anggota kepolisian dan juga anak-anak yang tidak berdosa. Termasuk pelaku yang menggunakan 2 anak berumur kurang lebih 10 tahun, yang digunakan juga untuk melakukan bom bunuh diri," ujar Jokowi, Minggu (13/5).



"Detik-detik meledaknya bom di Polrestabes Surabaya", simak beritanya di 20Detik:

[Gambas:Video 20detik]


(jor/nkn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads