PNS Makassar Ngantor Naik Kuda

Hemat Energi

PNS Makassar Ngantor Naik Kuda

- detikNews
Rabu, 13 Jul 2005 11:40 WIB
Makassar - Inpres No.10/2005 tentang Penghematan Energi diterjemahkan macam-macam. Seorang PNS di Makassar menghemat BBM dengan cara menunggang kuda ke kantornya. "Sebenarnya saya mau naik motor, tapi saya malas ngantre BBM di SPBU," kata si penunggang kuda yang juga Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Perkebunan Sulawesi Selatan, Anas G.S, ketika tiba di kantornya, di Jalan Perkebunan, Sulawesi Selatan, Rabu (13/7/2005). Jarak kantor ke rumahnya di Jalan Bonto Langkasa, sekitar dua kilometer. Pada hari-hari biasa, Anas bersama sopirnya pergi ke kantor menggunakan mobil Toyota Kijang kapsul berwarna biru tua. Tetapi, khusus hari ini mobil dikandangkan dan justru kudanya yang dijalankan. Anas tak sendiri, dia tetap didampingi sopirnya yang bernama Mustamu. Alhasil, konvoi dua kuda dengan joki berseragam coklat PNS, menghebohkan Makassar. Perjalanan Anas dari kediaman menuju kantornya selalu melewati Jalan Andi Pettarani, yang merupakan jalan protokol di Makassar. Akibatnya, konvoi kuda ini cukup mencuri perhatian para pengguna jalan lain.Si Golden Boy berwarna coklat tua yang ditunggangi Anas berumur 4 tahun, sedangkan Mustamu menunggangi Bintang Parang Tambung yang sudah cukup uzur untuk ukuran kuda, yakni 10 tahun. Tetapi ada sedikit perbedaan, Anas menaiki Golden menggunakan pelana, sedangkan Bintang tidak dipakaikan pelana. Kelakuan Ketua Asosiasi Peternak Kuda Sulawesi Selatan tidak hanya itu saja. Ketika tiba di kantornya, Anas langsung memasang spanduk hijau berukuran 4x1 meter bertuliskan 'Stop Pemborosan Energi'. "Saya melakukan ini semua sebagai perwujudan atas Inpres serta imbauan gubernur dan walikota untuk hemat BBM," kilah Anas. Anas adalah pria asli Jeneponto, Sulawesi Selatan. Di daerah asalnya, memang sudah dikenal karena jumlah kudanya yang cukup banyak. Tetapi Anas menyayangkan, saat ini di tempat kelahirannya itu sudah lebih banyak ojek dibanding delman. Jadi, kampanye hemat energi yang digelar Anas juga untuk menyerukan masyarakat Jeneponto untuk kembali ke alam. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads