DetikNews
Minggu 13 Mei 2018, 15:38 WIB

Pasca Bom Surabaya, Pengamanan Gereja di Malang Diperketat

Aminudin - detikNews
Pasca Bom Surabaya, Pengamanan Gereja di Malang Diperketat Mobil yang terkena bom di Surabaya (deni/detikcom)
Malang - Pengamanan gereja di Kota Malang diperketat. Langkah ini, sebagai antisipasi terjadinya teror pasca ledakan bom beruntun tiga gereja di Surabaya.

"Ini menindak lanjuti kejadian di Surabaya, kami Polres Malang Kota meningkatkan keamanan di semua gereja," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri memimpin langsung pengecekan keamanan seluruh gereja di Kota Malang, Minggu (13/5/2018).

Asfuri mengaku, sebanyak 250 personel diterjunkan demi keamanan ibadah umat nasrani di gereja. "Nanti sore juga ada kegiatan ibadah, pemeriksaan akan dilakukan menyeluruh, setiap jemaah yang datang ke gereja," bebernya.

Menurut Asfuri, pihaknya belum meminta bantuan pengamanan Brimob dalam pengamanan gereja maupun kegiatan ibadah hari ini.

"Untuk Brimob belum, sudah 250 personel kita turunkan dibantu personel dari TNI," tegasnya.

Dia mengaku, untuk saat ini wilayah Kota Malang masih kondusif. Masyarakat dihimbau tidak takut, atas terjadinya teror.

"Karena Polri dan TNI ada di tengah-tengah masyarakat untuk menjaga keamanan," tandasnya.

Sebelumnya rentetan bom terjadi di 3 lokasi yaitu di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela yang beralamat di Jalan Ngagel Madya Utara, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan di Jalan Arjuno, dan Gereja Kristen Indonesia Diponegoro 146 di Jalan Raya Diponegoro.

[Gambas:Video 20detik]


(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed