Anies: Terorisme Tindakan Pengecut, Tidak Ada Imbalan Surga

Ibnu Hariyanto - detikNews
Minggu, 13 Mei 2018 15:27 WIB
Foto: Anies Baswedan (Rengga Sancaya)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut aparat keamanan di wilayah Jakarta telah menerjunkan 36.000 personel untuk pengamanan dan mengimbau warga tenang pascateror bom di Surabaya. Bagi Anies, para teroris itu tak akan masuk surga.

"Kita mengutuk keras terjadinya peristiwa teror di Surabaya. Kita semua tahu bahwa terorisme adalah tindakan pengecut dan tidak ada tempat di ajaran manapun, di agama manapun dan tidak ada imbalan surga bagi teroris," kata Anies Baswedan saat menghadiri acara Milad ke 20 PKS di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/5/2018).




"Sudah diturunkan lebih dari 36.000 kekuatan yang menjaga objek vital di lingkungan DKI. Jadi Insya Allah kita siaga, begitu juga dengan aparatur Pemprov (DKI)," ujar dia.


Anies menjelaskan selalu berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis dan Pangdam Jaya Mayjen Joni Supriyanto terkait status siaga satu yang ditetapkan di Jakarta itu. Dia meminta seluruh warga DKI agar tetap tenang dan menyerahkan semua ke pihak keamanan.

"Seluruh masyarakat khususnya di Ibu Kota untuk tenang, tidak khawatir dan Insya Allah kondisi Jakarta aman. Dan aparat semua bekerja dengan siaga dan sampai dengan ke depan Insya Allah tetap dalam kontrol," tegasnya

Sebelumnya. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menerbitkan telegram rahasia berkaitan ledakan bom gereja di Surabaya, Jatim. Polda Metro menyatakan bahwa Jakarta masuk kategori siaga satu.


Penetapan status ini dikarenakan bom yang meledak di 3 gereja di Surabaya. Penetapan Jakarta siaga satu ini sampai ada ketentuan lebih lanjut.

"Sehubungan dengan referensi tersebut di atas maka guna menciptakan sitkamtibmas yang aman kondusif dan terkendali terkait ledakan bom tiga lokasi gereja di Surabaya maka diperintahkan, 13 Mei 2018 pukul 8.00 status kesiapsiagaan seluruh jajaran Polda Metro Jaya dinyatakan dalam status Siaga I (Satu)," tulisnya. (gbr/imk)