Polisi Tambah Pengamanan Gereja, Warga Makassar Diminta Tetap Tenang

Polisi Tambah Pengamanan Gereja, Warga Makassar Diminta Tetap Tenang

Reinhard Soplantila - detikNews
Minggu, 13 Mei 2018 11:44 WIB
Polisi Tambah Pengamanan Gereja, Warga Makassar Diminta Tetap Tenang
Makassar - Pasca kejadian bom bunuh diri di 3 gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur, Polrestabes Makassar melakukan penjagaan ekstra di ratusan gereja di Kota Makassar. Polisi menambah kekuatan personel untuk pengamanan ibadah gereja.

"Ya kami menambah penguatan personel di 153 Gereja di Kota Makassar, dari 1.600 sekarang 2.500 keseluruhan," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Irwan Anwar pada Minggu (13/5/2018).

Irwan Anwar meminta agar masyarakat yang ingin beribadah di gereja agar tidak usah takut, dan tetap menjalankan ibadah secara normal. Sebab sejumlah aparat gabungan kepolisian kepolisian dari Polretabes Makassar, membackup Polda Sulawesi Selatan dan telah bersiaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Personel yang dilibatkan meski libur ada dari Polrestabes Makassar, Brimob Polda, Sabhara, Reserse dan PAM Obvit Polda Sulsel, mengamankan Gereja dan kebaktiannya. Masyarakat jangan takut," tambah Irwan.

Selain untuk penjagaan di gereja-gereja, penambahan personel ini juga ditujukan untuk pengamanan di sejumlah titik keramaian yang berada di Kota Makassar.

"Walau hari Minggu, kegiatan masyarakat di Makassar cukup banyak. Yang rutin car free day, kegiatan masyarakat di gereja, dan pengamanan rencana pembacaan putusan Panwaslu kami amankan. Seiring ledakan bom di Surabaya tentu harus mawas diri," ujar Irwan.


Bom hantam 3 Gereja di Surabaya, tonton videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(asp/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini