DPR Sebut Aksi 115 Bukti Indonesia Protes Pemindahan Kedubes AS

DPR Sebut Aksi 115 Bukti Indonesia Protes Pemindahan Kedubes AS

Robi Setiawan - detikNews
Sabtu, 12 Mei 2018 22:06 WIB
DPR Sebut Aksi 115 Bukti Indonesia Protes Pemindahan Kedubes AS
Foto: DPR
Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan ikut mengecam rencana pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dia menilai aksi 115 di Monas beberapa waktu lalu adalah bukti masyarakat Indonesia menolak rencana tersebut, sekaligus mendukung pembebasan Al Quds.

"Kita kemarin ada aksi 115 di Monas untuk mendukung pembebasan Al Quds. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia tetap menolak keras pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Namun saya yakin, aksi kemarin hanya menjadi salah satu bentuk protes masyarakat Indonesia, jika Trump tetap memindahkan Kedubesnya," tegas Taufik dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/5/2018).

Taufik menambahkan jika Trump tetap melaksanakan rencananya itu, Presiden AS itu akan melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Waketum DPP PAN itu juga melihat langkah politik itu dinilai mengancam proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tahu, jika Presiden AS tetap melaksanakan kebijakannya itu, berpotensi akan mengganggu proses perdamaian antara Palestina dan Israel. Bahkan, ini berpotensi juga mengganggu perdamaian dunia. Kita tidak mau hal itu terjadi," kata Taufik.



Taufik menegaskan bahwa DPR bersama pemerintah dan rakyat Indonesia, akan terus berjuang bersama rakyat Palestina. Ia pun menyampaikan DPR akan selalu berkomitmen menolak pemindahan Kedubes itu dalam setiap sidang atau forum internasional. Kemudian menurutnya, DPR juga dalam diplomasinya selalu mengajak negara lain untuk tidak mengikuti sikap politik AS tersebut.



Diketahui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengikuti pembukaan kedutaan besar (Kedubes) AS yang baru di Yerusalem melalui video.
Pembukaan tersebut akan dihadiri sekitar 800 pejabat AS dan Israel. Gedung Putih mengumumkan bahwa delegasi kepresidenan akan dikirimkan ke AS, untuk menghadiri pembukaan Kedubes AS di Yerusalem pada 14 Mei mendatang. (mul/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads