DetikNews
Sabtu 12 Mei 2018, 06:33 WIB

Bela Amien soal 'Pekok', Politikus PAN Minta UU Migas Direvisi

Faiq Hidayat - detikNews
Bela Amien soal Pekok, Politikus PAN Minta UU Migas Direvisi Politikus PAN Daeng Muhammad (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais menyebutkan bangsa Indonesia adalah bangsa pekok atau bodoh. Sebab, undang-undang Migas di Indonesia dianggap pro-asing yang merugikan rakyat.

Politikus PAN Daeng Muhammad membela Amien. Menurut Daeng saat UU Migas dibuat, saat posisi Amien Rais sebagai ketua MPR.

"UU itu dibahas antara eksekutif dan legislatif, kalau UU dikaitkan langsung sama Pak Amien itu orang yang (bicara) tidak paham hukum tata negara," ujar Daeng kepada wartawan, Jumat (11/5/2018) malam.



Daeng menuturkan, UU Migas yang dimaksud Amien Rais yaitu UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas dan pengelolaan PT Freeport Indonesia. Seharusnya UU tersebut diperbaiki lantaran kurang tepat.

"UU itu kan bukan kitab suci, kalau dianggap sudah tidak sesuai dengan rasa keadilan rakyat apa salahnya kita ubah, dan tidak perlu dipersoalkan itu UU dibuat pada zaman siapa," terang Daeng.

Menurut Daeng, Amien Rais menyebut Indonesia sebagai bangsa 'pekok' (bodoh) tidak bermaksud untuk menghina bangsa sendiri, tapi semacam 'wake up call' buat bangsa Indonesia supaya bangkit dari keterpurukan.

"Karena faktanya sebagai sebuah bangsa, kita memang belum berdaulat. Banyak aturan dan kebijakan saat ini yang dianggap pro-asing dan merugikan rakyat," kata Daeng.



Selain itu, anggota Komisi III DPR ini meyakini, apa yang disampaikan Amien tidak asal bunyi dan tanpa data. Dirinya hanya ingin bangsa Indonesia lebih berkarakter dan berdaulat dalam mengelola kekayaan alam untuk kemakmuran rakyatnya secara utuh.

"Dan harusnya bangsa ini bersyukur masih ada Amien Rais yang terus memupuk nasionalisme sebagai bangsa yang berdaulat di negeri sendiri," kata Daeng.
(fai/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed