Pascaletusan Freatik Merapi, Warga Diimbau Tenang

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 12 Mei 2018 00:40 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Noval/detikcom)
Banyuwangi - Gunung Merapi sempat mengalami letusan freatik. Seusai letusan tersebut, BMKG meminta warga tetap tenang dan tidak perlu panik.

"Tetap tenang tidak perlu panik. Kita tetap memantau gunung api langsung bersama PVMBG. Kita akan umumkan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (11/5/2018).


BMKG menyebut abu vulkanik Gunung Merapi mengarah ke selatan. BMKG masih terus memonitor situasi terkini.

"Hasil pemantauan kami di atas sudah clear. Tidak ada abu vulkanik," ujarnya.

"Untuk sekitar Jawa sudah clear dan tidak ada masalah. Namun kita juga tidak bisa memastikan apakah nanti akan mengganggu penerbangan, karena abu vulkanik akan mengikuti arah angin," tambah Dwikorita.


Sebelumnya, erupsi freatik Gunung Merapi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah terjadi pada Jumat (11/5). BNPB mengatakan tidak ada erupsi susulan. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi, disebut Sutopo, tetap normal (level I). Sebanyak 166 pendaki juga berhasil dievakuasi.

"Sebanyak 166 jiwa pendaki Gunung Merapi yang berada di sekitar Pasar Bubrah yang berjarak sekitar 1 km dari puncak kawah saat erupsi, saat ini semuanya sudah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh petugas dan relawan. Sebanyak 8 orang pendaki mengalami luka-luka ringan dan trauma. Tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Jumat (11/5). (dkp/dkp)