Pantauan detikcom, Tito datang menggunakan mobil dinas bernomor polisi 1-00 bersama rombongannya masuk ke kompleks Mako Brimob, sekitar pukul 13.40 WIB, Jumat (11/5/2018)
Ada tujuh mobil dalam rombongan Tito. Tapi belum diketahui siapa saja yang berada dalam rombongan.
Pengamanan di depan gerbang Mako Brimob masih ketat. Petugas juga mengatur lalu lintas di depan Mako Brimob.
Kapolri sebelumnya menyatakan Rutan Mako Brimob tidak layak menjadi rutan napi teroris. Rusuh berujung penyanderaan di Rutan Mako Brimob terjadi pada Selasa (8/5) hingga Kamis (10/5) pukul 07.15 WIB.
Lima polisi gugur, yakni Briptu Luar Biasa Anumerta Fandy Nugroho, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas. Satu polisi yang disandera, Bripka Iwan Sarjana, berhasil dibebaskan.
"Yang menjadi bagian evaluasi dari kita, memang Rutan Brimob ini sebetulnya tidak layak menjadi rutan teroris karena ini bukan maximum security," kata Tito, Kamis (10/5). (fdn/fdn)











































