DetikNews
Jumat 11 Mei 2018, 11:04 WIB

Eks KSAU Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Heli AW-101

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Eks KSAU Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Heli AW-101 Mantan KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna (Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK kembali memanggil KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna terkait dugaan korupsi helikopter AW-101. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh.

"Agus Supriatna akan diminta keterangan untuk melengkapi berkas perkara IKS (Irfan Kurnia Saleh)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (11/5/2018).

Sebelumnya Agus pernah memenuhi panggilan KPK pada Rabu (3/1) lalu, namun menolak memberi keterangan. Alasannya, saat peristiwa dugaan korupsi terjadi, dia adalah prajurit aktif yang terikat menjaga kerahasiaan militer.


"Jadi alat pertahanan sistem senjata, untuk militer, pengguna, pengelolanya itu pasti prajurit. Nah, prajurit itu punya sumpah prajurit. Sumpah prajurit yang kelima, biar teman-teman tahu: Memegang segala rahasia tentara sekeras-kerasnya. Itu (makanya) nggak boleh (disebutkan)," tutur Agus.

Pengadaan helikopter jenis angkut penumpang tersebut menimbulkan kontroversi lantaran rencana pembeliannya ditolak Presiden Joko Widodo pada 2015. Awalnya helikopter tersebut ditujukan sebagai helikopter pengangkut very-very important person (VVIP), namun harganya dinilai terlalu mahal untuk kondisi ekonomi Indonesia yang sedang tak stabil.

Namun, pada 2016, Marsekal (Purn) Agus Supriatna, yang masih menjabat Kepala Staf Angkatan Udara, kembali melakukan pengadaan helikopter AW-101 dengan perubahan fungsi, sebagai helikopter angkut pasukan dan SAR.
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed