Hindari Polemik, Anggota BURT DPR Minta Studi Banding Ditunda
Selasa, 12 Jul 2005 17:01 WIB
Jakarta - Kencangnya kritikan terhadap rencana studi banding ke luar negeri membuat anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR jengah juga. Anggota BURT DPR Hasto Kristiyanto meminta kepada para koleganya untuk menunda studi banding tersebut."Dari pada ini menimbulkan polemik, karena kita harus menghormati institusi dewan, untuk sementara ditunda terlebih dahulu sampai desain ini clear," kata anggota BURT DPR dari Fraksi PDIP ini.Namun Hasto, yang ditemui wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2005), tidak sependapat dengan saran Ketua DPR Agung Laksono agar BURT DPR mempertimbangkan kembali rencana studi banding ini. "Dia tidak memahami desain ini," tukasnya.Hasto menyatakan akan tetap mengusulkan studi banding tersebut. Sebab studi banding ini untuk meningkatkan kinerja dan kualitas anggota dewan. "Saya tidak ikut. Tapi saya akan tetap mengusulkan," katanya.Anggota BURT dari FKB Chairul Soleh Rasyid juga menyatakan tidak ikut dalam studi banding. Sebab ia ada tugas kunjungan kerja ke Pulau Sumatra.Sementara Djoko Edi S Abdurrohman dari Fraksi PAN mengaku tidak tahu-menahu dengan rencana studi banding ini. "Saya belum tahu karena belum diputuskan. Kalau fix, berarti sudah diketok (diputuskan dalam rapat) dan ada laporannya di meja saya," katanya.
(gtp/)











































