Gubernur Jawa Timur Imbau Massa Tak Anarkis
Selasa, 12 Jul 2005 16:46 WIB
Surabaya - Aksi anarkis massa di DPRD Surabaya membuat merah telinga Gubernur Jawa Timur Imam Utomo. Dia mengimbau warganya tidak anarkis menyikapi hasil pilkada."Kalau itu dilakukan perorangan bisa melalui pengadilan. Tetapi jangan begitu caranya," sesal Imam Utomo sebelum rapat koordinasi yang membahas masalah BBM di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Selasa (12/7/2005) pukul 16.00 WIB. Imam mengimbau masyarakat legowo menerima hasil pilkada yang dilakukan sesuai mekanisme."Mari yang kalah maupun menang kita patuhi hasil yang ditetapkan sesuai mekanisme yang ada," imbaunya.Massa menolak hasil pilkada di kantor DPRD Surabaya yang memenangkan pasangan Bambang DH dan Arif Afandi yang diusung PDIP. Massa mengamuk dan mengobrak-abrik ruangan ketua DPRD dan membanting komputer dan telepon. Empat anggota dewan pun disandera. Massa menuntut anggota dewan menggelar rapat panitia musyawarah untuk membatalkan hasil pilkada.
(aan/)










































