Ricuh Pilkada Surabaya
Massa Sandera 4 Anggota DPRD
Selasa, 12 Jul 2005 16:45 WIB
Surabaya - Aksi massa di DPRD Surabaya memanas. Empat anggota dewan pun disandera. Massa bertambah anarkis saat beredar rumor kubu Walikota Surabaya terpilih Bambang DH akan balas dendam.Keempat anggota dewan yang disandera yakni Wakil Ketua Dewan Sri Hartono, Erik Tahalele, Rusli Yusuf dan Zahrrus Faisal.Mereka dicegat dan diminta masuk ruangan Panitia Musyawarah (Pamus) di lantai 2, Gedung DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Selasa (12/7/2005) pukul 15.30 WIB.Massa lantas meminta 4 anggota dewan ini menelepon koleganya untuk hadir dalam rapat Pamus pukul 16.00 WIB. Wakil Ketua DPR Surabaya Sri Hartono ditekan untuk meneken surat pernyataan agar Pamus digelar.Anggota dewan tampak duduk dan sibuk menelepon koleganya untuk hadir dalam rapat. Suasana tambah memanas kala massa mendengar selentingan rumor yang isinya massa pro Bambang DH akan melakukan aksi balasan. Entah siapa yang menghembuskan, rumor itu pun singgah ke kuping massa yang tengah menyandera anggota dewan.Sontak, massa pun panik dan berteriak histeris. Barbagai umpatan dilontarkan. Bahkan, ada salah seorang massa mencopot sepatu dan melemparkannya ke atas lampu. Praaaang! Kaca lampu pun pecah berantakan.Mikrofon yang ada di meja rapat juga jadi sasaran amuk massa. Pengeras suara itu dicopot dan dilemparkan ke lantai.Aksi penyanderaan berlangsung 30 menit. Massa yang memenuhi ruang Pamus akhirnya bersedia keluar ruangan dan menunggu rapat digelar.
(aan/)











































