DetikNews
Jumat 11 Mei 2018, 00:14 WIB

Polda Sulsel Doakan 5 Polisi Korban Tewas Rusuh Mako Brimob

Reinhard Soplantila - detikNews
Polda Sulsel Doakan 5 Polisi Korban Tewas Rusuh Mako Brimob Polda Sulsel gelar doa dan zikir bersama atas tewasnya 5 personel Polri di kerusuhan di Mako Brimob (Foto: Reinhard Soplantila/detikcom)
FOKUS BERITA: Rusuh di Mako Brimob
Makassar - Aparat Polda Sulawesi Selatan menggelar doa bersama untuk lima anggota Polri, yang tewas akibat kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jabar. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Sulsel, Irjen Umar Septono.

"Ini sebagai bentuk belangsungkawa, atas saudara kita yang telah gugur lima orang saat bertugas, wajib kita hargai. Sebagai hambah Allah, kami mohon semoga arwah almarhum diterima di sisi Tuhan, diampuni dosanya, dimasukkan ke dalam surga, keluarganya diberi kekuatan dan kesabaran agar lebih baik lagi," ujar Kapolda Sulsel Irjen Umar Septono, Kamis (10/5/2018) malam.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk belasungkawaKegiatan ini digelar sebagai bentuk belasungkawa (Foto: Reinhard Soplantila/detikcom)


Doa dan zikir bersama digelar di rumah Umar Septono di Rumah Jabatan Kapolda Sulsel, di Jalan Andi Mappaoudang, Makassar. Turut hadir dalam acara yakni ajaran kepolisian Polda Sulsel bersama warga, dan anak panti asuhan.

Umar mengatakan kerusuhan yang terjadi di Rutan Cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob itu perlu diwaspadai. Pengawasan tahanan perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di lokasi lain.


"Rekan-rekan (polisi) sudah dibagi, di lapas untuk patroli untuk tahanan yang bersifat keras (terorisme) seperti itu untuk dimonitor di sana. Mudah-mudahan tidak ada reaksi seperti itu," ujarnya.

Umar menyatakan status pengamanan di Sulsel dinaikkan menjadi siaga satu. Pengamanan di seluruh Markas Komando ditingkatkan.

Selain anggota Polri, warga dan anak panti asuhan ikut doa dan zikir bersamaSelain anggota Polri, warga dan anak panti asuhan ikut doa dan zikir bersama (Foto: Reinhard Soplantila/detikcom)


Personel bersenjata lengkap juga dilibatkan dalam penjagaan di setiap lokasi yang dianggap rawan teror, termasuk juga di perbatasan antara wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

"Sekarang sudah siaga satu, kan bersamaan dengan Pilkada jadi sudah siap, termasuk dari Brimob ditambah satu regu. Kami tingkatkan pemeriksaan barang bawaan, penjagaan di perbatasan (Sulteng-Sulsel) saya perintahkan untuk intensif ada kegiatan cipta kondisi seperti razia," kata Umar Septono.

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/jbr)
FOKUS BERITA: Rusuh di Mako Brimob
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed